Warung Biyen Malang

0 50

Warung Biyen

Warung Biyen yang ada di Kecamatan Sumberpucung, Kabupaten Malang menjadi saksi enam masa pemerintahan di Indonesia. Berdiri sejak tahun 1932, warung ini mengalami pasang surut di masa penjajahan Belanda, Jepang, kemerdekaan, orde lama, orde baru, dan era reformasi.

Sebelumnya, Warung Biyen ini dikelola oleh Ibu Sumiati sejak tahun 1991. Pada masa peralihan itu, almarhumah tetap mempertahankan menu-menu lawas yang melegenda seperti pecel khas warung ini. Selain itu, ia menambahkan menu-menu yang lagi nge-hits di masanya, seperti aneka olahan ikan dan udang, pelasan ikan, rawon, soto, urap-urap, lodeh, dan nasi campur. Saat itu, Warung Biyen berlokasi di sebelah selatan jalan, tepatnya di depan warung yang sekarang. Ketika Ibu Sumiati mengalami kecelakaan di tahun 2005, warung ini sempat vakum beberapa waktu, sebelum akhirnya dilanjutkan oleh Ibu Umi Kulsum.

Sebelum dipegang oleh Ibu Sumiati, Warung Biyen ini dikelola oleh generasi kedua, Ibu Ngatirah sejak tahun 1962. Ia mewarisi usaha warung ini dari ibunya, Mbok Kembar. Dulu lokasinya berada di selatan jalan (di depan warung yang sekarang). Meski demikian, menu dari sang ibu tetap dipertahankan. Ibu Ngatirah menjalankan usaha warung ini selama kurang lebih 29 tahun.

Mbok Kembar merupakan pendiri Warung Biyen ini. Sejak tahun 1932, warung ini belum ada namanya. Mbok Kembar menjual nasi pecel (menu andalan yang bertahan hingga kini), dawet, rondo royal (tape goreng), kojor (sepe goreng), godoh (pisang goreng). Sebelum pindah ke selatan jalan, warung Mbok Kembar berada di sisi utara, tepatnya di sebelah timur warung yang sekarang. Setelah bertahan selama 30 tahun, Mbok Kembar memutuskan untuk pensiun dan mewariskan usaha ini kepada anaknya, Ibu Ngatirah.

Source https://ngalam.co/ https://ngalam.co/2018/10/25/warung-biyen-sudah-ada-sejak-1932-sumberpucung/
Comments
Loading...