Vihara Setia Budi Medan

0 631

Lokasi Vihara Setia Budi

Vihara Setia Budi terletak di Jl. Irian Barat, Gg. Buntu, Medan Tim., Kota Medan, Sumatera Utara 20212.

Vihara Setia Budi

Beberapa buah patung singa (Cioksay) yang terbuat dari batu dalam posisi duduk terlihat berjaga di Vihara Setia Budi Medan. Arca singa dan naga, juga harimau, banyak dijumpai di kelenteng. Ada pula burung Hong, bangau, dan binatang mitos Kilin. Sepasang arca singa biasanya diletakkan di depan pintu masuk vihara atau kelenteng.

Di dekat arca singa ada hiolo berbentuk kotak memanjang terbuat dari logam berhias relief naga dengan detail rumit. Di permukaan hiolo sebaliknya terdapat relief jenderal beserta pasukan pengawalnya dalam pakaian perang lengkap. Ritual di dalam rumah maupun di kelenteng, tidak bisa dipisahkan dengan hio dan hiolo.

Altar yang diperuntukkan bagi penganut agama Buddha ini posisinya berada di belakang altar Kwan Kong. Konon ketika Buddha Sakyamuni tengah memberi wejangan, udara begitu panasnya sehingga banyak yang tidak berkonsentrasi dan jatuh tertidur. Beberapa pengikutnya lalu membakar kayu wangi untuk meningkatkan konsentrasi. Itulah asal muasal pemakaian hio dalam tradisi ritual masyarakat Tionghoa.

Lilin-lilin berwarna merah tua dengan ornamen naga, dari yang mulai yang kecil sampai yang berukuran sangat besar hingga seribuan kati, terlihat cukup banyak di Vihara Setia Budi Medan ini. Memandang cahaya lidah api lilin yang bergoyang-goyang tersapu angin bisa menjadi hiburan yang sangat menyenangkan dan menenangkan hati serta pikir.

Patung Buddha empat wajah ini berada di dalam sebuah cungkup dengan pilar yang dicat bentuk bintang warna kuning, putih, merah dan hijau. Posisi kaki kanan melipat dan kaki kiri menapak lantai, tangan kanan melipat menempel pada dada, dan tangan kiri menekuk ke bawah memegang tasbih.

Di dalam Vihara Setia Budi Medan juga terdapat tempat meletakkan lampu-lampu minyak kecil yang dibuat memutar ke atas terbuat dari besi baja. Sejumlah lampu minyak yang diletakkan dalam kurungan transparan berhias indah tampak memancarkan pendar cahaya indah di puncaknya. Di atasnya terlihat bergelantungan lampion besar kecil yang elok.

Belum ditemukan informasi pasti tentang kapan Vihara Setia Budi Medan ini pertama kali dibangun, meski ada yang menyebut 1908. Seorang pengusaha kota Medan keturunan Tionghoa bernama Tjong A Fie diketahui ikut mendanai pembangunan Vihara Setia Budi. Tjong A Fie meninggal pada 1921, sehingga berdirinya vihara tentu sebelum tahun itu.

Source http://www.aroengbinang.com/ http://www.aroengbinang.com/2017/11/vihara-setia-budi-medan.html
Comments
Loading...