Vihara Bahtera Sasana Tanjungpinang

0 10

Vihara Bahtera Sasana

Klenteng Tien Hou Kong dikenal pula dengan nama Vihara Bahtra Sasana. Klenteng ini dibangun sekitar tahun 1857 oleh masyarakat Cina di Tanjungpinang dari etnis Hokien dengan kekhasan arsitektur dan masa gaya yang khas dari etnis Cina. Pada tahun 1975, klenteng ini diresmikan sebagai vihara dan sampai sekarang masih digunakan dengan fungsi yang sama.

Klenteng Tien Hou Kong dikenal pula dengan nama Vihara Bahtra Sasana, dilihat dari atas bangunan ini terbagi menjadi tiga ruang. Sebagaimana halnya klenteng, Tien Hou Kong didominsi dengan warna merah; dinding, tiang, lantai hingga ke atap didominasi dengan warna merah. Bagian atap dihiasi dua buah naga saling berhadapan mengapit mutiara yang berada didalam bara api. Pada ruang depan klenteng yaitu ruang pertama dan kedua terdapat beberapadewa yang biasa dipuja oleh orang-orang Tionghoa antara lain Dewa Ma Chou (penjaga laut), Tua Pek Kong (pelindung), Cia Lan Pho Sak (agar sukses dalam belajar), Chai Sheng Ya (banyak rejeki); pada ruangan bagian belakang, terdapat Dewa Thai Soi Kong (untuk buang sial), Kuan Ti Kong (keselamatan), Lau Chau (dewa penyembuh).

Source https://kebudayaan.kemdikbud.go.id https://kebudayaan.kemdikbud.go.id/bpcbsumbar/wp-content/uploads/sites/28/2018/08/Cagar-Budaya-Kota-Tanjung-Pinang.pdf
Comments
Loading...