Tugu Khatulistiwa Equator Kalimantan Timur

0 298

Tugu Khatulistiwa Equator

Kabupaten Kutai Kartanegara memiliki daya tarik wisata yang beragam, namun pada umumnya wisatawan lebih memilih lokasi daya tarik wisata yang sudah ada sebelumnya seperti Borneo Orang Utan Survival, Bukit Bengkirai dan Museum Mulawarman. Di lain pihak, seiring dengan permintaan wisatawan akan daya tarik wisata baru yang lebih variatif, inovatif dan edukatif semakin meningkat.

Salah satu daya tarik wisata baru yang bersifat edukatif adalah Taman Khatulistiwa yang berada di Desa Santan Ulu Kecamatan Marang Kayu. Tugu khatulistiwa ini dibangun karena tepat di Desa Santan Ulu ini dilintasi garis khayal (garis dalam peta) yang membagi permukaan bumi menjadi dua bagian atau disebut juga garis lintang nol derajat. Batas garis ini sampai sekitar 23,5 derajat lintang utara dan selatan. Di Indonesia ada 8 pulau di Indonesia yang dilintasi oleh garis ini yaitu Pulau Batu, Sumatera, Lingga, Sulawesi, Kayoa, Halmahera, Gebe dan Kalimantan. Setiap wilayah yang dilintasi garis ini biasa disebut daerah khatulistiwa atau daerah tropis dan memiliki iklim yang khas yaitu berpola dua musim yaitu musim panas dan musim penghujan.

Peristiwa menakjubkan di sekitar Tugu Equator ini adalah saat terjadinya titik kulminasi matahari, yakni fenomena alam ketika Matahari tepat berada di garis khatulistiwa. Pada saat itu posisi matahari akan tepat berada diatas kepala. Pada peristiwa kulminasi tersebut, bayangan tugu akan “menghilang” beberapa detik saat diterpa sinar Matahari. Demikian juga dengan bayangan benda-benda lain disekitar tugu. Peristiwa menakjubkan itu terjadi setahun dua kali, yakni antara tanggal 21-23 Maret dan 21-23 September. Jarak Tugu Khatulistiwa dari Samarinda sejauh 84 Km, sedangkan dari Tenggarong, jarak tempuh menuju Tugu Khatulistiwa adalah 129 Km

Source http://visitkaltim.id http://visitkaltim.id/attraction/tugu-khatulistiwa-equator
Comments
Loading...