Toko Angkasa Mesin Surabaya

0 575

Lokasi Toko Angkasa Mesin Surabaya

Toko ini terletak di Jalan Kembang Jepun No. 25-27 Kelurahan Bongkaran, Kecamatan Pabean Cantikan, Kota Surabaya, Provinsi Jawa Timur.

Toko Angkasa Mesin Surabaya

Bangunan toko angkasa mesin ini memiliki langgam Indische Empire yang dipadukan dengan arsitektural Tiongkok yang tercermin dari bangunan paling atasnya, semacam klenteng.

Menurut Sin, seorang Tionghoa yang tinggal di depan Toko Angkasa Mesin, dulu bangunan tersebut merupakan gedung yang dipergunakan untuk perkumpulan orang Tionghoa dalam mengurusi perdagangan. Diperkirakan gedung toko angkasa mesin tersebut dulunya merupakan Kantor Kamar Dagang Tionghoa. Bahkan, dalam literatur lawasmenyebutkan bangunan tersebut sempat menjadi gedung Konsulat Jenderal China sebelum tahun 1965. Namun, setelah meletus G30S pada tahun 1965, gedung yang berbau China “diambilalih” oleh pemerintah.

Produksi Toko Angkasa Mesin

Selang vakum 4 tahun, setelah mengadakan rapat gabungan pada 5 Desember 1969, tercetus tentang dibentuknya Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Perwakilan Tingkat I Jawa Timur yang sekaligus menyatukan kedua kamar maupun anggaran dasar dan anggaran rumah tangga dengan Ketua Umum Re Djumadi Djukardi. Penetapan itu juga ditandai dengan penyatuan kantor sekretariat yang mulanya berkumpul di Kantor Pertamina, Jalan Jagir No. 88 Wonokromo pindah ke Jalan Kembang Jepun No. 25-27. Kepindahan tersebut ditetapkan dalam surat nomor dch 4265/71/b.b tanggal 23 Desember 1971 yang diperkuat oleh Gubernur Kepala Daerah Tingkat I Jawa Timur, HRP Muhammad.

Produksi Toko Angkasa Mesin

Kemudian, ketika pimpinan Kadin Jawa Timur dipegang oleh Ir. Muchayat, gedung Kadin Jawa Timur dipindahkan dari Kembang Jepun ke Bukit Darmo. Setelah ditinggalkan tersebut entah kenapa bangunan tersebut sekarang berubah menjadi toko yang menjual genzet, pompa air dan alat-alat pertanian, Dongfeng, Yanmar, Kubota, Honda, Yamaha, Cakra, Yamato, dan lain-lain.

Dilihat dari fasad bangunannya, gedung megah ini tampak kurang terawat. Namun, masih beruntung karena di depan telah dipasang papan berwarna putih bertuliskan: “Bangunan Cagar Budaya Kadin (Kamar Dagang dan Industri)”. Penetapan sebagai cagar budaya ini sesuai Surat Keputusan (SK) Wali Kota Surabaya No. 188.45/004/402.1.04/1998 dengan nomor urut 48, dan pengelolaannya berada di bawah kewenangan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Surabaya (Tahun 2008)”.

Source Toko Angkasa Mesin Surabaya Surabaya
Comments
Loading...