Surau Al Irhash Pekanbaru

0 9

Surau Al Irhash

Surau Al Irhash dari poster yang tertempel di dinding surau diketahui bahwa bangunan ibadah ini dibangun tahun 1925. Bangunan ini juga diklaim sebagai surau tertua di Pekanbaru. Surau dibangun di atas lahan yang diwakafkan oleh masyarakat Kampung Bukit. Pada zaman perang kemerdekaan surau difungsikan sebagai markas besar pejuang tentara Fisabilillah Denah asli bangunan ini berbentuk segi empat, tetapi pada tahun 1970 mengalami perubahan dengan adanya tambahan bangunan mihrab. Pada tahun 2007 bangunan ini mengalami renovasi total. Dahulu surau dimanfaatkan sebagai tempat menyiarkan Islam dan mengaji bagi anak-anak. Untuk mengikuti syiar Islam masyarakat Kampung Bukit membuat alat pertanda masuknya waktu sholat. Bangunan surau awalnya berdenah segi empat, yang memakai gaya bangunan kolonial. Terdapat ornamen ukiran hauyu terwangan pada dinding masjid. Surau ini memiliki 6 jendela dengan desain khas timur tengah terbuat dari kayu dan ventiasinya berukir.

Jendela ini sendiri memiliki tinggi 1,7 m, lebar 0,9 m serta satu daun jendela memiliki lebar 0,45 m. Selain jendela, Suaru ini memiliki pitu yang unik yang hampir mirip dengan jendela, terbuat dari kayu dan ventiasinya berukir, terdapat 4 buah pintu dengan ukuran tinggi 2,5 m dan lebar 1,57 m serta lebar satu daun pintu 0,77 m. Interior dalam bangunan surau sekarang dihiasi dengan berbagai kaligrafi islam berupa kutipan ayat-ayat Al Quran dengan ventilasi ruangan berupa kayu yang berukiran khas timur tengah. Untuk diketahui, sebelah selatan Surau sudah ada tambahan bangunan berupa WC dan tempat berwudhu dengan panjang 8 m dan lebar 5,23 m dengan bahan semen dan cat sama dengan surau yaitu berwarna hijau. Selain itu masih terdapat sumur tua yang konon ceritanya sumur tersebut tempat wudhu pertama di suaru seusia dengan surau, tetapi sekarang sumur tersebut tidak difungsikan.

Source https://kebudayaan.kemdikbud.go.id https://kebudayaan.kemdikbud.go.id/bpcbsumbar/wp-content/uploads/sites/28/2018/08/Cagar-Budaya-Pekanbaru-BPCB.pdf
Comments
Loading...