situsbudaya.id

Stasiun Kereta Api Garum

0 56

Lokasi Stasiun Kereta Api Garum

Stasiun ini terletak di Desa Tawangsari, Kecamatan Garum, Kabupaten Blitar, Provinsi Jawa Timur. Lokasi stasiun ini berada di belakang Pasar Garum.

Stasiun Kereta Api Garum

Stasiun Kereta Api Garum (GRM) atau yang disebut dengan Stasiun Garum, merupakan salah satu stasiun kereta api yang berada di bawah manajemen  PT. Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi (Daop) 7 Madiun yang berada pada ketinggian + 244 m di atas permukaan lain, dan merupakan stasiun kelas 3 atau stasiun kecil yang ada di Kabupaten Blitar.

Bangunan Stasiun Garum ini merupakan bangunan peninggalan masa Hindia Belanda, yang pembangunannya bersamaan dengan pembangunan jalur rel kereta api Blitar-Wlingi-Kepanjen-Malang sepanjang 74 kilometer. Pengerjaan jalur kereta api ini dilakukan oleh Staatsspoorwegen (SS), perusahaan kereta api milik Pemerintah Hindia Belanda, yang dimulai pada tahun 1896, dan selesai pada tahun 1897.

Proyek jalur kereta api Blitar-Wlingi-Kepanjen-Malang ini merupakan bagian dari proyek besar jalur kereta api jalur Timur jilid 2 (Oosterlijnen-2). Pengerjaan proyek jalur kereta api ini dilaksanakan dua arah. Setelah jalur rel Kediri-Tulungagung-Blitar selesai pada 1884, maka dilanjutkan pembangunan jalur rel Blitar-Wlingi sepanjang 19 kilometer yang diresmikan pada 10 Januari 1896.

Pembukaan jalur kereta api Blitar-Wlingi ini juga merupakan hasil dari desakan yang telah disampaikan oleh pengusaha yang tergabung dalam Blitarsche Landbouwvereeniging pada 10 Oktober 1889. Pada  tahun 1900 hampir semua kota-kota di Jawa Timur sudah dihubungkan dengan baik oleh jalur kereta api dan dimanfaatkan untuk mendukung aktivitas Belanda di Blitar. Dengan tersedianya jaringan kereta api tersebut, wilayah Blitar dapat memiliki akses menuju pelabuhan atau pusat layanan ekspor.

Jalur Kereta Api Garum

Stasiun Garum memiliki 3 jalur. Jalur 2 digunakan untuk jalur sepur lurus yang menuju ke arah barat (Stasiun Blitar) maupun ke arah timur (Stasiun Talun). Jalur 1 dan 3 digunakan untuk jalur langsiran kereta api di kala intensitas kereta api lumayan padat, atau pas ada simpangan kereta api di jalur tersebut.

Dari tiga jalur tersebut, terdapat 3 peron. Satu peron sisi yang rendah dan 2 peron pulau yang cukup tinggi. Pada semua peron ini tidak dinaungi atap seng seperti kebanyakan pada stasiun yang berada di Kecamatan.

Namun demikian, stasiun ini masih tergolong beruntung karena masih disinggahi Kereta Api Penataran, sehingga setiap harinya masih tampak adanya aktivitas menaikkan maupun menurunkan penumpang.

Source Stasiun Kereta Api Garum Blitar
Comments
Loading...