Situs Petilasan Kraton Mataram Kartasura

0 11

Situs Petilasan Kraton Mataram Kartasura

Situs Petilasan Kraton Mataram Kartasura merupakan salah satu peninggalan Kerajaan Mataram Islam di Indonesia. Tidak banyak yang mengetahui keberadaan peninggalan sejarah ini karena minimnya informasi dan lokasinya tidak dijadikan sebagai wisata sejarah. Padahal letaknya cukup dekat dengan pusat keramaian kota kecil yang saat ini juga diberinama sebagai Kartasura. Berdasarkan catatan sejarah, Kraton Mataram Kartasura pernah menjadi pusat pemerintahan Kerajaan Mataram Islam setelah terjadi pemindahan pusat pemerintahan dari Kraton Mataram Pleret.

Kraton Mataram Kartasura dibangun oleh Sunan Amangkurat II atau Sunan Amangkurat Amral (1677-1703) dengan suatu pertimbangan bahwa Kraton Mataram Pleret sudah pernah diduduki musuh (Trunajaya). Kraton yang pernah diduduki musuh dalam pandangan masyarakat Jawa dianggap sudah ternoda atau kehilangan kesakralannya. Untuk itu jika raja hendak menduduki tahtanya kembali diusahakan untuk membangun kraton yang baru. Pilihan atas Hutan Wanakerta untuk dijadikan lokasi keraton yang baru didasarkan pada pertimbangan bahwa lokasi ini tidak jauh dari Pajang, Mataram maupun Pengging.

Dalam mitos nama Kartasura berasal dari sebuah cerita tentang nenek Sunan Amangkurat II yang pernah bermimpi tentang cucunya ketika menginap di Butuh. Dalam mimpi itu diceritakan cucunya akan menjadi raja dengan kedudukan pada sebuah hutan di sebelah barat Butuh yang dinamakan hutan Wonokerto.

Kraton Mataram Kartasura ini tidak berumur panjang, sama seperti Kraton-Kraton Mataram sebelumnya. Dalam kurun waktu tahun 1680-1745 digunakan sebagai pusat pemerintahan Kasultanan Mataram Islam kemudian dimpindah ke Kraton Surakarta. Saat ini, Kedaton atau bangunan istana bekas Kraton Kartasura ini kini hanya ditandai dengan dua buah batu besar di bawah pohon beringin raksasa.

Sejarah menuliskan pada tanggal 11 September 1680 Sunan Amangkurat II memasuki istana yang baru di Wanakerta ini bersama dengan Jacob Couper selaku wakil pemerintah Kompeni (VOC). Tiba di istana Sunan Amangkurat II kemudian duduk di Bangsal Pangrawit yang telaknya berada di tengah pagelaran dihadap kerabat dan abdi-abdinya. Lebih kurang 23 tahun Sunan Amangkurat II menikmati kekuasaannya di Keraton Kartasura kemudian memindahkan kekuasaan ke Kraton Surakarta setelah peristiwa Geger Pacinan.

Source https://teamtouring.net https://teamtouring.net/situs-petilasan-kraton-mataram-kartasura.html
Comments
Loading...