Situs Mronjo Watu Bonang Blitar

0 194

Dusun Kebonrejo, Desa Mronjo, Kec. Selopuro, Kab. Blitar ini memiliki situs budaya atau sejarah berupa Situs Mronjo atau Watu Bonang. Untuk menuju Situs Mronjo dari Blitar adalah sebagai berikut: Lampu merah 511 ke timur notok sampai pertigaan Duren, Talun (jangan salah dengan tikungan Bendosewu, tikungan masih terus) – selanjutnya belok kiri ikuti jalan menuju Dusun Kebonrejo, Desa Mronjo – setelah melewati gapura Dusun Kebonrejo, lanjut ke selatan ± 1 km hingga pertigaan ke dua dari utara – dari pertigaan yang dimaksud belok kanan ± 50 m. Di kiri jalan Situs Mronjo berada. Di ketahui bahwa masyarakat daerah ini menyebut situs Mronjo dengan nama Watu Bonang. Hal ini beralasan kerana beberapa artefak pada situs ini memiliki bentuk seperti alat musik bonang.

Menurut cerita dari Pak Sahlan, yaitu juru pelihara Situs Mronjo, situs ini merupakan seperangkat pusaka dengan bentuk perkakas alat musik dari rombongan pengkelana ledek (kelompok musik). Di akhir perkelanannya kelompok ini memutuskan menetap di suatu kebon yang masih sepi dan angker. Dengan pusaka yang mereka bawa, mereka babat alas dan menjadikan kebon tersebut menjadi tempat tinggal yang sekarang lebih dikenal dengan nama Kebonrejo.

Dahulu situs ini juga tidak terawat, malah beberapa ada yang dihancurkan. Pasca tragedi perusakan situs-situs cagar budaya yang marak pada tahun 1965, keluarga dari Pak Sahlan mencoba untuk melindungi dan mengumpulkan kembali benda-benda cagar budaya Situs Mronjo. Hingga pada tahun 2004 situs ini diajukan bantuan ke BPCB Trowulan. Dua tahun berikutnya, tepatnya tahun 2006, pihak terkait melakukan perlindungan dan pengumpulan data. Dari pengumpulan data tersebut, pada situs ini diduga terdapat struktur bangunan yang lebih besar dibandingkan dengan yang tampak sekarang. Terbukti dengan ditemukanya tumpukan batu bata merah besar setinggi 3 meter pada penggalian 10 titik di tahun 2006.

Sesuai sebutan masyarakat sekitar, di situs ini terdapat batu berbentuk bonang, kurang lebih ada 22 buah. Dua batu berbentuk terbang. Lalu ada empat umpak kecil, beberapa batu penyusun candi, batu dakon, arca yang sudah hilang bagian kepalanya, batu berelief, dan yoni. Dari adanya temuan yoni dapat dipastikan bahwa Situs Mronjo ini adalah situs peninggalan bercorak Hindu.

Source Situs Mronjo Watu Bonang D'Travellers
Comments
Loading...