Situs Loko Buttu Marengo Sulawesi Selatan

0 57

Lokasi Situs Loko Buttu Marengo

Situs Loko Buttu Marengo terletak di desa Bambapuang, Kecamatan Anggeraja Kabupaten Enrekang, Sulawesi Selatan.

Situs Loko Buttu Marengo

Mulut Gua Buttu Marengo menghadap ke timur dengan lebar 570 cm. Panjang ruangan dari mulut gua ke bagian terdalam 960 cm. Tinggi mulut gua dari lantai ke langit-langit 230 cm, sedangkan tinggi rata-rata langit-langit dari lantai gua 250 cm.  Mulut Gua Buttu Marengo tepat berada di dinding timur perbukitan Bambapuang. Semakin ke dalam ruangan dalam gua semakin menyempit, sementara lantai ruangan sedikit lebih rendah dari permukaan tanah di mulut gua.

Dari Situs Lo’ko’ Buttu Marengo ditemukan sejumlah potongan kayu bekas mandu yang berbentuk perahu. Mandu di dalam Gua Buttu Manrengo arah hampir semua sudah tidak beraturan dan lazimnya diletakkan di atas bolder batu di sekeliling dinding gua yang berongga. Salah satu sisa kayu mandu yang ditemukan memperlihatkan bentuk perahu yang panjangnya 220 cm dan lebar 44 cm. Mandu berbentuk perahu yang lain ditemukan di sisi dinding utara, panjangnya 260 cm, dengan panjang bagian rongga tempat mayat 160 cm, lunas muka dan belakang masing-masing 50 cm, sementara tinggi dasar perahu dari bidang dasar lunas 20 cm.

Di atas sebuah rongga sebelah luar pada ketinggian 170 cm ditemukan lagi sebuah mandu lebih lengkap bentuknya berorientasi timur-barat, panjangnya 376 cm dengan bagian lubang tempat mayat panjangnya 185 cm. Pada luna muka dan belakang memiliki jendol (sayap) pada kedua sisi sepanjang 40 cm yang kemudian meruncing pada ujung perahu panjangnya 50 cm. Tinggi mandu dari dasar sampai bagian permukaan atas 40 cm, menggunakan kayu kualitas tinggi dengan ketebalan 3 cm. Dari tiga sampel mandu ini dapat diketahui bahwa bagian rongga tempat mayat panjangnya berbeda, kemungkinan disesuaikan dengan ukuran mayat yang akan diletakkan.

Selain mandu, penemuan penting lainnya dari gua Buttu Marengo ialah potongan tangan arca terracotta dan batu yang diduga sebagai “arca” masif yang dibuat dari bahan batuan gamping. Ketika ditemukan, batuan gamping yang diduga “arca” tergeletak membujur timur-barat pada bagian agak dalam  -– hampir di titik tengah ruangan gua — dengan bagian kepala berada di sebelah timur.  “Arca” massif tersebut memiliki tinggi 90 cm dengan ukuran kepala tinggi 13 cm, tebal 10, dan diameter 12 cm, semetara lebar bahu 28 cm, perut 23 cm dan dasar 20 cm. Lokus penemuan potongan tangan arca terracotta berbeda dengan arca masif, yakni pada sebuah rongga dinding selatan gua bagian depan, dekat dengan mulut gua.

Potongan tangan arca terracotta nampaknya merupakan bagian kanan dengan bahu agak meninggi. Panjang potongan keseluruhan 12,2 cm, terdiri dari bagian pergelangan 7,2 cm, siku sampai bahu 5 cm. Potongan tangan arca terracotta ini berglasir merah. Dari gua ini diperoleh pula data mengenai fragmen gerabah, tulang manusia terbakar (12 potong), gigi manusia (1 buah), sampel kayu mandu, tutup alat penumbuk sirih (1 buah), dan fragmen gelang perunggu (1 buah).

Source http://www.arkeologi-sulawesi.com//index.php http://www.arkeologi-sulawesi.com//berita-38/situs-loko-buttu-marengo.html
Comments
Loading...