Situs kubur Anyer Lor

0 37

Situs kubur Anyer Lor

Temuan kepurbakalaan pada masa awal kehidupan di Anyer tidak banyak diketahui. Namun beberapa hasil penelitian menyebutkan bahwa pada salah satu periode perkembangan budaya yang pernah hadir di Banten, yaitu tradisi logam yang dikenal dengan masa paleometalik, tinggalannya ditemukan di Anyer Lor. Peninggalan tradisi logam di Banten ditandai dengan adanya temuan situs kubur Anyer Lor. Pada tahun 1955, H.R Van Heekeren dan Basuki untuk pertama kalinya melakukan penelitian di situs ini. Penelitian tersebut berhasil menemukan rangka manusia dengan posisi jongkok yang ditempatkan di dalam keramik lokal tipe tempayan.

Selain sistem penguburan dalam tempayan, di Situs Anyer Lor juga ditemukan sistem penguburan di luar tempayan. Rangka–rangka yang ditemukan dari sistem penguburan ini berupa rangka orang dewasa dan anak-anak. Pada kedua sistem penguburan tersebut disertai bekal kubur. Bekal kubur yang ditemukan dalam penguburan tempayan berupa priuk kecil (dulang), pedupaan, dan kendi, sedangkan bekal kubur pada penguburan di luar tempayan berupa cawan, periuk kecil, manik-manik kalsedon atau kaca.

Sebagian tinggalan bekal kubur pada kedua sistem penguburan Anyer Lor adalah keramik lokal. Jenis-jenis keramik lokal yang digunakan sebagai bekal kubur terdiri dari bermacam-macam wadah, mangkuk (cawan), periuk, kendi dan pedupaan. Wadah-wadah tersebut dibuat baik dengan tangan maupun dengan roda putar. Selain keramik lokal, di dalam situs kubur Anyer lor ditemukan pula bekal kubur yang terbuat dari bahan logam, yang pada umumnya berbentuk gelang perunggu. Gelang perunggu tersebut dihias dengan pola hias pilin.

Source https://kebudayaan.kemdikbud.go.id https://kebudayaan.kemdikbud.go.id/bpcbbanten/anyer-antara-situs-kubur-dan-mercusuar/
Comments
Loading...