Situs Kompleks Makam Jiret

0 145

Situs Kompleks Makam Jiret

Situs Kompleks Makam Jiret, berada di Desa Pagaran Bira, Kecamatan Sosopan, Kabupaten Padang Lawas, Provinsi Sumatera Utara. Secara astronomis, situs ini berada di koordinat 1°06’58.2″N 99°36’51.2″E dengan luas areal ± 1.600 m2. Batas-batas situs, antara lain: sebelah Utara berbatasan dengan hutan, sebelah Selatan berbatasan hutan, sebelah Barat berbatasan jalan setapak dan sebelah Timur berbatasan dengan hutan.

Kompleks Makam Jiret, belum teregistrasi dan juga belum mendapatkan penetapan sebagai cagar budaya baik peringkat Kabupaten Padang Lawas, Peringkat provinsi Sumatera Utara maupun peringkat nasional.Pada saat sekarang situs ini dalam kondisi terawat oleh masyarakat Pagaran Bira, memiliki fasilitas pelindungan berupa pagar situs, papan nama situs, juru pelihara/kunci yang dipercaya masyarakat setempat.

Kompleks Makam Jiret berada di Desa Pagaran Bira Jae, Kecamatan Sosopan, Kabupaten Padang Lawas.Jarak dari ibukota Padang Lawas sekitar 28 km kearah barat laut. Untuk menuju ke lokasi situs dapat ditempuh dengan mengendarai roda doa dan roda empat dengan aksesibilitas melalui jalan aspal Sibuhuan-Sosopan yang kualitas jalan kabupaten.

Perjalanan menggunakan kendaraan roda empat hanya sampai pada jalan setapak menuju situs yang tepat berada halaman Mesjid Pagaran Bira, kemudian berjalan kaki atau naik sepeda motor melalui jalan setapak yang telah di rabat beton berjarak 200 meter kearah selatan.

Makam Jiret merupakan bekas kompleks percandian candi. Di dalam kompleks ini terdapat 2 (dua) buah makam orientasi Utara-Selatan yang dikubur di atas pondasi bangunan. Lokasi inti situs telah dipagari dan di bangun jembatan setapak rabat beton.

Lingkungan sekeliling situs ada yang masih menjadi kebun kopi dan ada juga lahan yang belum tergarap baik. Sekitar 150 meter kearah Barat Laut terdapat sungai Sorimangampu. Di situs ini terdapa 2 (dua) buah makam yang dipercaya sepasang suami istri, penyebar agama Islam di Kabupaten Padang Lawas.

Selain makam, juga ditemukan sejumlah temuan arkeologis, seperti batu candi, struktur dinding dan stambha. Setiap tahunnya, situs ini dikunjungi warga sebagai tempat ziarah.

Lokasi makam jiret kemungkinan besar berdiri di atas bekas bangunan Hindu karena adanya temuan yoni di lokasi situs. Adapun penamaan Jiret sendiri, disebutkan masyarakat setempat atas keyakinan adanya makam tokoh yang dikuburkan yang bernama Patuan Ompu Sodoguran Hasibuan yang pernah hidup sekitar 600 tahun yang lalu atau sekitar abad ke-14 Masehi.

Source https://kebudayaan.kemdikbud.go.id https://kebudayaan.kemdikbud.go.id/bpcbaceh/profil-situs-biaro-candi-tandihat-iii-padang-lawas-sumatera-utara-2/
Comments
Loading...