Situs Karuman

0 52

Situs Karuman

Pada abad VIII, kawasan Tlogomas Dinoyo adalah bagian dari Kerajaan Kanjuruhan yang dipimpin oleh Raja Gajayana. Kawasan Tlogomas itu sendiri dulu bernama Karuman (dulu Kaharuman), nama Karuman dibuktikan dengan sebuah tanda yang terletak di Gang 8 Tlogomas yang bernama Situs Karuman.

Situs Karuman berada di dekat Sungai Brantas yang memiliki beberapa sumber air artesis. Limpahan air bersih ini tentu saja membuat dulu di kawasan itu adalah kawasan yang makmur yang punya sumber air bersih. Kini kondisi sumber air di Karuman masih terjaga dan pengelolaannya sudah dibeli oleh Pengelola Taman Rekreasi Tlogomas.

Situs Karuman terletak tidak jauh dari tempat rekreasi tersebut. Di sana ada terdapat dua arca yaitu arca Lembu Nandi dan Yoni. Kedua arca itu adalah simbol untuk penghormatan kepada Dewa. Selain itu juga terdapat beberapa lingga semu yang sekarang dipakai sebagai nisan. Juga bata merah masih tampak terpendam di dalam tanah.

Dikutip dari sebuah papan yang ada di areal tersebut. Situs Karuman diduga sudah difungsikan oleh masyarakat pendukungnya sejak abad VIII jaman Kerajaan Kanjuruhan, hingga berlanjut masa Majapahit. Pada masa Sindok (abad X) disebutkan dalam Prasasti Wurandungan adanya gugusan kahyangan (candi) di Kanuruhan. Karuman termasuk wilayah Kanuruhan. Pararaton menyebut daerah Karuman sebagai tempat pemukiman, bahkan Ken Arok pernah bermukim di Karuman. Situs Karuman merupakan sebuah bangunan candi yang ada hubungannya dengan petirthaan (telaga/sumber air), sebab di kanan kiri situs banyak didapat sumber air artesis.

Ada sebuah cerita unik tentang adanya situs tersebut, konon kabarnya situs tersebut dijaga oleh Mbah Aruman. Kesaktian dari sosok tersebut sampai membuat Ken Arok berguru kepadanya. Bergurunya bukan main-main, karena Ken Arok berguru agar bisa menang di arena perjudian. Cerita itu membuat situs Karuman selalu ramai di hari-hari tertentu, pengunjungnya tentu saja kebanyakan bagi mereka yang ingin nomornya tembus. Perbuatan tegah yang yang sebenarnya dilarang oleh agama ataupun negara.

Sejak zaman SDSB hingga sekarang togel, banyak orang yang selalu mengantre. Meski tidak ada pemberitahuan secara resmi, mereka mengetahui cara ini dengan metode mulut ke mulut sehingga otomatis tersebar hingga luar daerah. Apalagi beberapa sudah membuktikannya.

Di situs Karuman terdapat makam yang masih terawat hingga sekarang, yaitu selain guru Ken Arok Mbah Aruman, juga terdapat makam juru kunci lain yaitu Mbah Wongso, dan Mbah Sayibah. Setiap tanggal 17 Agustus kadang ada selamatan kecil-kecilan yang digelar di area tersebut.

Source https://ngalam.co https://ngalam.co/2016/02/25/situs-karuman-perguruan-peserta-judi/
Comments
Loading...