Situs Hotel Toegoe Jogja

0 312

Lokasi Hotel Toegoe

Hotel yang terletak di Jalan Pangeran Mangkubumi Nomor 2, Yogyakarta.

Hotel Toegoe

Hotel Toegoe ini menjadi saksi bisu dalam perjuangan Indonesia untuk mencapai kedaulatan bangsa. Pada tahun 1949, Hotel Toegoe dipakai rapat antara Indonesia dengan Committee of Good Offices for Indonesia (Komisi Tiga Negara beranggotakan Australia, Belgia dan Amerika Serikat) untuk melakukan persiapan Konferensi Meja Bundar yang akan dilaksanakan pada tahun yang sama di Den Haag, Belanda. Pada tahun yang sama, Hotel Toegoe juga menjadi salah satu sasaran dalam peristiwa Serangan Umum 1 Maret 1949 karena dipakai sebagai markas tentara Belanda. Hotel yang terkesan terbengkalai tersebut kini dimiliki dan dikelola oleh H. Probosutedjo.

Berdasarkan Peraturan Menteri Kebudayaan dan Pariwisata Republik Indonesia Nomor PM.25/PW.007/MKP/2007 tentang Penetapan Situs dan Bangunan Tinggalan Sejarah dan Purbakala yang Berlokasi di Wilayah Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta sebagai Benda Cagar Budaya, Situs, atau Kawasan Cagar Budaya yang dilindungi Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 5 Tahun 1992, Hotel Toegoe ditetapkan sebagai Benda Cagar Budaya seluas 2395 m2.

Namun pada tahun 2004 terjadi pembongkaran bagian belakang bangunan induk dan bangunan di sisi selatan untuk bangunan baru sehingga luasnya menjadi 1.527,63 m2. Hal ini menyebabkan adanya permohonan revisi peraturan terkait luas area Hotel Toegoe yang tercantum dalam surat Direktur Pelestarian Cagar Budaya dan Permuseuman kepada Kepala Biro Hukum dan Organisasi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan nomor 712/srt/Dir.PCBM/Bud/IV/2013 tgl 1 April 2013 perihal ralat Peraturan Menteri Kebudayaan dan Pariwisata Nomor PM.25/PW.007/MKP/2007.

Bangunan Hotel Toegoe

Hotel Toegoe dibangun pada awal abad XX ketika Yogyakarta dipimpin oleh Sultan Hamengku Buwono VII (1877-1921). Pada awalnya Hotel Toegoe bernama NV Grand Hotel de Djogdja lalu diubah menjadi NV Narba tanpa diketahui alasannya secara pasti. Bangunan yang hingga kini masih berdiri kokoh tersebut dalam surat kabar Mooi Jogjakarta diiklankan sebagai hotel terbaik sebagai tempat untuk beristirahat kala itu. Hotel dibangun diatas lahan seluas 6.320 m2 dengan luas bangunan 1.527,63 m2. Hotel Toegoe terdiri dari 1 (satu) bangunan induk yang diapit oleh dua bangunan lain yang lebih kecil di samping kanan kirinya. Bangunan utama memiliki luas 642,68 m2 dan terdiri dari 2 (dua) lantai. Lantai 1 (satu) memiliki ukuran panjang 31,8 m dan lebar 17,50 m. Sedangkan lantai 2 (dua) panjangnya 11,46 m, lebar 7,52 m, dengan tinggi seluruh bangunan yaitu 14,40 m. Sayap utara memiliki luas 553,65 m2 dengan rincian ukuran panjang 63, 42 m, lebar 8,73 m, tinggi bangunan depan 8,00 m, dan tinggi bangunan belakangnya yaitu 6,00 m. Sedangkan sayap selatan memiliki luas 331,30 m2 dengan ukuran panjang 41,31 m, lebar 8,02 m, tinggi bangunan depan 8,20 m, dan bangunan belakangnya memiliki ketinggian 6,90 m.

Source Hotel Toegoe Jogja Jogja
Comments
Loading...