Situs Candi Tepas Blitar

0 258

Berbicara mengenai sejarah, di negara Indonesia yang sangat besar sudah pasti memiliki sejarah yang panjang mulai dari zaman batu sampai zaman modern seperti sekarang ini. Yang namanya sejarah pasti memiliki peninggalan tersendiri entah itu prasasti, candi, serta alat-alat dari zaman prasejarah. Salah satunya sebuah candi yang terletak di Kabupaten Blitar tepatnya di Desa Tepas, Kecamatan Kesamben terdapat sebuah candi yang belum begitu terkenal namun memiliki nilai sejarah tertentu. Masyarakat sekitar menyebut candi tersebut dengan Candi Rejo atau Candi Tepas. Konon candi tersebut merupakan peninggalan dari kerajaan Majapahit saat pemerintahan raja Hayam Wuruk.

Tak hayal bahwa banyak orang tidak mengetahui keberadaan candi tersebut karena gerbang pintu masuk candi tersebut tidak pernah dibuka sehingga tidak ada pengujung yang mengunjungi candi tersebut. Pintu candi tersebut hanya dibuka pada saat upacara ritual keagamaan saja. Apabila ingin mengujungi candi tersebut pengunjung hanya dapat menikmati keindahan candi tersebut dari luar pagar. Menurut pengakuan petugas kebersihan candi tersebut ternyata candi tersebut tidak dibuka adalah untuk menjaga keaslianya karena banyaknya tangan jail yang suka merusak sesuatu tanpa bertanggung jawab.

Akses jalan menuju candi tepas ini juga tidak terlalu sulit. Candi Tepas ini juga terletak tidak jauh dari pasar Randuasri dan di pinggir jalan menuju candi juga terdapat tanda panah masuk area candi tepas. Di sekitar area candi juga masih belum banyak terdapat rumah penduduk, mungkin karena letaknya yang terpencil atau karena mitos masyarakat yang beredar. Menurut cerita dari masyarakat sekitar candi tersebut dulunya merupakan sebuah hutan setelah ditebang dan dibangun perumahan. Sampai akhirnya tanah sekitar candi tersebut menjadi tandus dan para warga pindah dari lokasi tersebut dan menjadi hutan kembali. Apabila candi ini dipromosikan menjadi tempat wisata akan memiliki nilai tersendiri bagi daerah sekitar serta akan menambah pendanaan warga sekitar. Karena di kecamatan Kesamben sendiri terdapat tiga buah candi yaitu candi Selotumpuk, candi Tepas ini dan satu lagi candi daerah tepas yang sampai sekarang  ini saya belum tau namanya.

Menurut cerita dari warga sekitar dulu pernah ada seorang pencuri yang bersembunyi di candi tersebut dan menurut pengakuan pencuri tersebut saat bersembunyi di area candi ia mendengar sebuah suara mirip suara harimau. Menurut cerita dari candi tersebut bahwa candi tersebut memang dihuni oleh seekor harimau namun tidak nampak wujudnya. Harimau tersebut tidak akan marah jika manusia tidak mengusiknya karena harimau tersebut hanya menjaga candi tersebut.

Source Situs Candi Tepas Kekunaan
Comments
Loading...