Situs Aryo Jeding alias Candi Nilosuwarno, Jejak Sejarah di Selatan Brantas

0 22

Situs Aryo Jeding alias Candi Nilosuwarno, Jejak Sejarah di Selatan Brantas

Situs Aryo Jeding alias Candi Nilosuwarno alias Sitihinggil secara administratif masuk dalam wilayah Desa Aryo Jeding, Kecamatan Rejotangan, Tulungagung. Letak situs ini berada selatan Sungai Brantas. Untuk menuju situs ini sudah terdapat petunjuk arah yang jelas di jalan raya Rejotangan – Ngunut.

Mengenai sebutannya sebagai Candi Nilosuwarno, keberadaan Situs Aryo Jeding ini memang sering dikaitkan dengan legenda Adipati Nilosuwarno atau Aryo Blitar. Cerita rakyat mengenai Nilosuwarno memang diingat kuat oleh masyarakat setempat, apa lagi makam Ki Ageng Sengguruh (pengganti Nilosuwarno) juga berada tak jauh dari Situs Aryo Jeding.

Saat ini Situs Aryo Jeding telah runtuh dan rusak. Komponen-komponen penyusunnya dikumpulkan pada suatu lahan dan diberi pagar pelindung. Dari reruntuhan situs masih dapat dikenali sejumlah komponen dari bangunan candi seperti antefik, arca, kala, umpak, dan yoni. Komponen komponen tersebut berbahan batu kapur.

Antefik adalah bagian dekoratif candi yang berbentuk meruncing. Sementara kala adalah pahatan berupa wajah raksasa, biasanya terletak di atas ambang pintu maupun relung candi. Yoni adalah lambang dari Dewi Parwati pasangan dari Dewa Siwa. Berdasarkan keberadaan yoni ini diduga latar belakang keagamaan dari situs ini adalah agama Hindu.

Di luar pagar situs dan lebih dekat ke Sungai Brantas masih dapat dijumpai sejumlah struktur bangunan kuno yang terpendam seperti sumur kuno dan pecahan gerabah. Diduga selain bekas bangunan candi, Situs Aryo Jeding juga merupakan bekas pemukiman kuno dari masa klasik.

Source https://travellersblitar.com https://travellersblitar.com/situs-aryo-jeding-candi-nilosuwarno/
Comments
Loading...