situsbudaya.id

Situs Arca Joko Dolog Surabaya

0 68

Lokasi Arca Joko Dolog

Lokasi situs arca ini terletak di Jalan Taman Apsari, Kelurahan Embong Kaliasin, Kecamatan Genteng, Kota Surabaya, Provinsi Jawa Timur, atau sekitar 200 meter dari Taman Apsari yang berada tepi Jalan Gubernur Suryo. Tempo doeloe, taman itu bernama Kroesenpark.

Sejarah Arca Joko Dolog

Arca yang terbuat dari batu andesit ini merupakan salah satu peninggalan karya anak bangsa berskala besar dalam posisi bhumisparsa mudra. Posisi tubuh arca tersebut duduk dengan sikap meditasi, yaitu kaki di lipat keatas (bersila) dan tangan kiri terletak di depan perut dengan telapak tangan menengadah ke atas, sedangkan tangan kanan menelungkup di atas paha dengan telapak tangan menutupi lutut. Arca ini sesungguhnya adalah Arca Buddha Maha Aksobya, perwujudan Prabu Kertanegara yang menggambarkan sedang bersemedi. Raja Kertanegara merupakan raja Singasari terakhir yang membawa kerajaannya itu ke titik puncak kejayaan. Sedang arti Maha Aksobya (bahasa Sansekerta) adalah “Yang Tak Tergerakkan”, merupakan suatu istilah dalam ajaran Buddha. Arca ini dibuat untuk menghormati Kertanegara yang memang pemeluk Buddha tantra yang taat. Ia terkenal sebagai praktisi ajaran tantra yang menganut ajaran sinkretis Siwa-Buddha.

Akan tetapi, arca ini selanjutnya lebih dikenal dengan nama Joko Dolog. Kisahnya bermula dari seorang warga pribumi yang secara tak sengaja menemukan arca yang tertimbun dalam tanah dan di atasnya terdapat tumpukan kayu jati gelondongan atau dolog kemudian dia menyebutnya Jogo Dolog (Jaga Kayu). Berita ini akhirnya tersiar kemana-mana dari mulut ke mulut, kata “jogo” berubah menjadi “joko” akibat salah pengucapan. Begitu seterusnya, sehingga arca tersebut dinamakan Joko Dolog seperti sekarang ini.

Renovasi Arca Joko Dolog

Arca Joko Dolog, sudah pernah mengalami beberapa kali renovasi kurang lebih dua kali. Pada tahun 1957 arca Joko Dolog diberi alas duduk berupa batu. Sebelumnya, arca Joko Dolog bersila di tanah tanpa alas. Pemugaran areal pertapaan Jogo Dolog dimulai sejak tahun 1998, dengan pembangunan joglo atau atap untuk melindungi keberadaan Joko Dolog. Arca tersebut telah ditetapkan sebagai bangunan cagar budaya (BCB) melalui Surat Keputusan (SK) Walikota Nomor 188.45/251/402.1.04/1996 dengan nomor urut 46. Sebagai konsekuensi dari SK tersebut, arca ini harus dilindungi dan tetap dirawat.

Keberadaan situs kuno si tengah kota ini memang menjadi daya tarik sendiri bagi Surabaya. Tiap hari ada saja pengunjung area ini, baik untuk berziarah, ataupun melihat-lihat dan mengamati eksotisme peninggalan nusantara ini.

Source Arca Joko Dolog Surabaya
Comments
Loading...