Sipon Kepanjen Malang

0 40

Sipon

Di Malang, tepatnya di Kepanjen ada sebuah bangunan unik buatan Belanda yang bernama Syphon atau Sipon Kali Metro. Keunikannya, bangunan itu dibuat agar ada sungai yang melewati sungai.

Dalam bahasa teknik, Sipon adalah saluran sungai yang dibangun dibawah permukaan sungai. Tetapi di Kepanjen kondisinya dibangun di atas Sungai. Bangunan peninggalan Belanda itu adalah sepasang pipa berdiameter kurang lebih dua meter yang menjadi sebuah talang air besar untuk menyeberangkan air dari sungai Molek Kepanjen menuju ke Talangagung. Saat menyeberangi, Sipon melewati sungai Sukun, sungai Metro.

Bangunan ini mulai didirikan pada 1901 oleh Belanda, bentuknya seperti huruf V raksasa. Hingga sekarang aliran sungai molek sangat lancar untuk mengairi persawahan di Talangagung, Jatikerto, Slorok, Ngebruk, Sumberpucung hingga Karangkates. Air lancar mengalir tanpa memerlukan pompa lagi karena energi air sudah keluar dengan sendirinya karena bekerja dengan sistem gravitasi dan tekanan.

Pembangunan Sipon ini dilakukan karena Kepanjen meskipun ada dua sungai besar yang mengalir yaitu Sungai Metro di barat dan sungai Brantas di timur. Tetapi ternyata sungai itu tidak bisa dialirkan menuju ke perkampungan sehingga diperlukan sebuah saluran air yang bisa mengalirkan sungai dengan sendirinya dari hulu ke hilir dengan melewati lahan pertanian yang ada.

Karena sangat penting, Sipon ini sudah menjadi aset kabupaten Malang. Perawatannya dilakukan oleh Dinas Sumber Daya Air (SDA) Kabupaten Malang bersama pihak kantor Kecamatan Kepanjen.

Sipon sendiri juga menyimpan cerita seram. Konon dahulu saat akan dibangun ada kerajaan jin yang menguasai sungai Metro. Jin yang meminta tumbal manusia ini berbentuk ular dan meminta hasil dari bangunan itu menjadi tempat tinggalnya. Tidak heran mitos itu dihubungkan dengan keadaan pengunjung yang sering melihat ular besar berseliweran di anak tangga Sipon. Entah percaya atau tidak.

Di sisi lain, Sipon tetap indah untuk dipandang dan dijadikan sarana swafoto, apalagi jika dilakukan di pagi hari dengan suasana udara yang masih sejuk. Satu hal yang pasti, untuk menuju ke sana jalannya lumayan sulit. Ada dua jalan yaitu melalui makam Tionghoa di Kelurahan Kepanjen ataupun lewat Desa Talangagung.

Source https://ngalam.co https://ngalam.co/2017/04/06/sipon-sungai-melewati-dua-sungai/
Comments
Loading...