Sekilas Sejarah Universitas Muhammadiyah Malang

0 56

Sekilas Sejarah Universitas Muhammadiyah Malang

Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) merupakan perguruan tinggi swasta terakreditasi “A” dengan Nomor SK: 074/SK/BAN-PT/Ak-IV/PT/II/2013, yang berada di Kota Malang. Kampus yang terletak di Jalan Raya Tlogomas No. 246 Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang ini memiliki sejarah panjang sejak berdiri pada tahun 1964 silam.

Universitas yang memiliki motto “Dari Muhammadiyah Untuk Bangsa” ini berinduk pada organisasi Muhammadiyah dan merupakan perguruan tinggi Muhammadiyah terbesar di Jawa Timur. Universitas yang berada dalam jajaran PTS terkemuka di Indonesia ini biasa dijuluki “Kampus Putih” karena dinding bangunannya didominasi warna putih.

UMM dinilai menjadi salah satu universitas dengan tingkat pertumbuhan yang pesat, sehingga oleh PP Muhammadiyah diberi amanat sebagai perguruan tinggi pembina untuk seluruh PTM (Perguruan Tinggi Muhammadiyah) wilayah Indonesia Timur. Program-program yang didisain dengan cermat menjadikan UMM sebagai “The Real University”, yaitu universitas yang benar-benar universitas. Maksudnya, UMM menjadi institusi pendidikan tinggi yang selalu komit dalam mengembangkan Tri Darma Perguruan Tinggi.

Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) didirikan oleh para tokoh dan pimpinan Muhammadiyah Daerah Malang pada tahun 1964. Pada awal berdirinya, UMM merupakan kampus cabang dari Universitas Muhammadiyah Jakarta, yang didirikan oleh Yayasan Perguruan Tinggi Muhammadiyah Jakarta berdasarkan Akta Notaris R. Sihojo Wongsowidjojo di Jakarta No. 71 tanggal 19 Juni 1963.

Kala itu, baru ada tiga fakultas saja, yaitu Fakultas Ekonomi, Fakultas Hukum, dan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Jurusan Pendidikan Agama. Ketiga fakultas ini berstatus Terdaftar dari Departemen Pendidikan dan Kebudayaan, Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi pada tahun 1966 dengan Surat Keputusan Nomor 68/B-Swt/p/1966 tertanggal 30 Desember 1966.

Universitas Muhammadiyah Malang resmi memisahkan diri dari Universitas Muhammadiyah Jakarta, yang penyelenggaraannya berada di bawah kendali Yayasan Perguruan Tinggi Muhammadiyah Malang pada tanggal 1 Juli 1968, berdasarkan Akta Notaris R. Sudiono, No. 2 tertanggal 1 Juli 1968. Selanjutnya, akta ini kemudian diperbaharui dengan Akta Notaris G. Kamarudzaman No. 7 tertanggal 6 Juni 1975, dan diperbaharui lagi dengan Akta Notaris Kumalasari, S.H. No. 026 tanggal 24 November 1988 dan didaftar pada Pengadilan Malang Negeri No. 88/PP/YYS/ XI/ 1988 tanggal 28 November 1988.

UMM menambah fakultas baru pada tahun 1968, yaitu Fakultas Kesejahteraan Sosial yang merupakan filial dari Fakultas Kesejahteraan Sosial Universitas Muhammadiyah Jakarta. Selain itu, FKIP Jurusan Pendidikan Agama mendaftarkan diri sebagai Fakultas Agama yang berada dalam naungan Departemen Agama dengan nama Fakultas Tarbiyah.

Pada tahun 1970, fakultas ini mendapatkan status yang sama dengan Perguruan Tinggi Agama Islam Negeri (IAIN), dengan Surat Keputusan Menteri Agama Nomor 50 Tahun 1970. Pada tahun itu pula lah Fakultas Kesejahteraan Sosial berubah namanya menjadi Fakultas Ilmu Sosial dengan Jurusan Kesejahteraan Sosial. Fakultas ini kemudian resmi memisahkan diri dari Universitas Muhammadiyah Jakarta pada tahun 1975 berdasarkan Surat Keputusan Terdaftar Nomor 022 A/1/1975 tanggal 16 April 1975.

Dalam perkembangannya, UMM menambah Fakultas Teknik pada tahun 1977, Fakultas Pertanian pada tahun 1980, kemudian menyusul Fakultas Peternakan di tahun yang sama. Antara tahun 1983 sampai dengan 1993, ada beberapa jurusan baru dan ditingkatkan status jurusan-jurusan yang sudah ada. Yang terakhir, universitas ini membuka Program Pascasarjana Program Studi Magister Manajemen dan Magister Sosiologi Pedesaan pada tahun 1993. Hingga tahun akademik 1994/1995, Universitas Muhammadiyah Malang telah memiliki sembilan fakultas dan 25 jurusan/program studi tingkat strata Si, dua program studi strata-S2, dan satu akademi/strata-D3 Keperawatan.

Pada rentang tiga puluh tahun perjalanan sejarah kampus ini (1964- 1994), perkembangan yang dianggap paling berarti dimulai pada tahun 1983-an. Sejak saat itu dan seterusnya UMM mencatat perkembangan yang sangat mengesankan, balk dalam bidang peningkatan status Jurusan, dalam pembenahan administrasi, penambahan sarana dan fasilitas kampus, maupun penambahan dan peningkatan kualitas tenaga pengelolaan administrasi dan akademiknya. UMM menggabungkan Fakultas Pertanian dan Fakultas Peternakan-Perikanan menjadi Fakultas Pertanian dan Peternakan pada tahun 2009 agar sesuai dengan konsorsium Ilmu-ilmu Pertanian.

Saat ini, Universitas Muhammadiyah Malang memiliki tiga lokasi kampus, yaitu kampus I di Jalan Bandung No. 1, kampus II di Jalan Bendungan Sutami No. 188 A dan kampus III di Jalan Raya Tlogomas No. 246. Kampus I yang merupakan cikal bakal UMM, sekarang ini dikonsentrasikan untuk program Pasca Sarjana saja. Sementara itu, kampus II yang dulu merupakan pusat kegiatan utama, sekarang difokuskan sebagai kampus Fakultas Kedokteran dan Fakultas Ilmu Kesehatan. Sedangkan kampus III, sebagai kampus terpadu saat ini menjadi pusat dari seluruh aktivitas perkuliahan.

Dengan kondisi sarana dan prasarana yang terus ditingkatkan, kini UMM siap menyongsong masa depan, dalam rangka ikut serta mewujudkan tujuan bersama “mencerdaskan kehidupan bangsa” dan “membangun manusia Indonesia seutuhnya” demi menuju cita-cita menjadi bangsa Indonesia yang bermartabat dan sejajar dengan bangsa-bangsa lain di dunia.

Source https://ngalam.co https://ngalam.co/2017/04/15/sekilas-sejarah-universitas-muhammadiyah-malang/
Comments
Loading...