Sejarah Warung Lama Haji Ridwan Ada Sebelum Merdeka

0 63

Warung Lama Haji Ridwan Ada Sebelum Merdeka

Warung Lama Haji Ridwan, tidak sekadar ‘lama’ saja, namun kuliner ini termasuk menjadi kuliner tertua dan legendaris. Pasalnya kuliner ini telah ada sejak tahun 1919, di mana waktu itu pun Indonesia belum merdeka.

Pemilik warung ini adalah alm. H Ridwan. Pada tahun 1919, lokasinya memang tetap, namun belum ada bangunan di sana dan masih menjual dengan gerobak yang dipikul. Pikulannya ini juga berfungsi mengangkut barang dagangan dari rumahnya di kawasan Temenggungan menuju pasar besar.

Bila ditanya kapan warung lama ini berdiri, tentu penerus kuliner ini akan menjawab 1925, bukan tahun 1919. Pasalnya, mereka mengganggap tahun 1925 sebagai peresmiannya karena pada tahun itu Pasar Besar Malang baru dibangun dan pemerintah Belanda menawarkan untuk alm. H Ridwan pindah dan berada di ruko tersebut dan tidak pernah pindah sampai sekarang, hanya pernah tiga kali renovasi.

Pada saat penjualan di era penjajahan alm. H. Ridwan memerlukan perjuangan, karena belanja bahan makanan saja harus sembunyi-sembunyi, bahkan wadah susu digunakan untuk membeli beras. Kuliner ini memang memiliki cerita perjuangan yang menarik dan rasa yang selalu dijaga pantas apabila Warung Lama H Ridwan ini tetap ramai pengunjung.

Awalnya, di Warung Lama H Ridwan ini hanya menjual tiga menu saja, yaitu: sate komoh bakar, ayam goreng dan tempe goreng. Karena banyaknya pelanggan, menu pun berkembang menjadi delapan menu, Anda bisa memesan menu lainnya yaitu nasi rawon, daging bumbu rujak/ krengsengan, gorengan otak, sate usus sapi dan perkedel khas.

Source https://ngalam.co https://ngalam.co/2016/01/17/warung-lama-haji-ridwan/
Comments
Loading...