Sejarah Tugu Cilenggang

0 49

Sejarah Tugu Cilenggang

Situs cagar Tugu Cilenggang merupakan salah satu situs cagar budaya yang teletak dipertigaan Kecamatan Serpong atau lebih dikenal dengan Pasar Lebak, Kota Tangerang Selatan dengan letak geografis 106.65992° BT , 06.31260°LS.

Lokasi ini sangat erat hubungan nya dengan cerita Makam Seribu yang berada di Kademangan, Setu, Tangerang Selatan, dahulunya lokasi ini menjadi saksi bisu dari peristiwa berdarah penyerangan tentara Nederlandsch Indië Civil Administratie ( NICA ) oleh Laskar Rakyat. Tugu cilenggang ini merupakan saksi bisu sejarah perlawanan laskar rakyat banten terhadap tentara NICA. Adapun maksud dengan didirikannya Tugu tersebut didekasikan masyarakat Serpong untuk memperingati kegigihan para pahlawan saat melawan pendudukan NICA (Belanda). Tepatnya, 26 Mei 1946 pertempuran dengan Belanda pecah.

Dahulu kala pasukan dari Kulon (Maja-Banten), yang bermarkas di Sampeuren, Maja Banten, datang ke wilayah Serpong untuk mengusir pasukan NICA (Belanda). Pasukan Belanda saat itu sedang mengolah perkebunan karet di Cilenggang (saat ini kondisinya telah berubah menjadi PTPN). Pasukan dari Banten tersebut dipimpin KH Ibrahim atau warga setempat kemudian menyebutnya Ki Kuncung.

Rupanya, menurut penuturan Sukma, kedatangan pasukan Ki Kuncung itu sudah disambut senjata oleh Belanda yang dipimpin tuan Poze. Tak terelakkan pertempuran pasukan Maja dibantu jaro dan rakyat Serpong terhadap Belanda terjadi, sehingga banyak korban berjatuhan. Belanda yang diwakilkan Tuan Poze mengajak berunding Ki Kuncung. Setelah pertempuran, warga bergotong royong untuk menguburkan para korban di tempat yang kini disebut Taman Makam Pahlawan Seribu.

Pria paruh baya yang sudah memiliki 5 anak ini menambahkan, ia menegaskan, mengetahui cerita dari peristiwa tersebut lantaran sering bergaul dengan para tetua kampung Serpong. Di tempat yang berbeda, Bambang, seorang anak veteran membenarkan cerita tersebut. Pasukan yang bertempur di Serpong (pertigaan Cisauk-Serpong) adalah pasukan yang berasal dari wilayah Kulon Banten. Sedangkan kondisi tugu yang dibangun masyarakat sebagai penghargaan dan peringatan atas perjuangan para pahlawan tersebut.

Source http://pelancongudik.blogspot.com http://pelancongudik.blogspot.com/2016/04/melancong-ke-tangsel-ada-daan-mogot.html
Comments
Loading...