Sejarah Toko Boekoe “van Keulen”

0 30

Toko Boekoe “van Keulen”

Doeloe, sekitar tahun 1930an, di antara deretan toko sepanjang Societeitstraat (sekarang Jalan Jend. A. Yani) Garoet, berdiri sebuah toko buku dan percetakan (boekhandel en drukkerij) milik Jacob van Keulen, atau sebut saja singkatnya: toko buku “van Keulen”. Letaknya persis di depan Gedung ‘Societeit Intra Montes’ (sekarang Gedung Nasional, kadang disebut Gedung KNPI).

Gedung ‘Societeit Intra Montes’ ini, pernah ditulis dalam Societeit Intra Montes: Tempat Gaul Bule di Garoet Doeloe, merupakan tempat berkumpul orang-orang Eropa di Garoet doeloe. Sebagaimana juga di kota-kota lain, terutama di kota-kota besar di Hindia Belanda waktu itu, orang-orang bule punya klub tempat berkumpul, sosialisasi, dan tentu saja, bersenang-senang. Di seberang tempat seperti itulah toko buku “van Keulen” ini berdiri.

Jacob van Keulen tentu punya alasan yang bagus membeli tempat tepat di seberang ‘Societeit Intra Montes’ ini. Hanya saja, aneh juga rasanya mendirikan sebuah toko buku yang hanya untuk kalangan terbatas orang-orang Eropa yang tinggal di sebuah kota kecil bernama Garoet. Atau, mungkin van Keulen menyasar juga turis-turis yang banyak datang ke Garoet itu sebagai pembeli buku-bukunya?.

Dari portal penyedia informasi silsilah orang-orang Belanda, diketahui Jacob van Keulen ini lahir di kota Vlaardingen, Nederlands, pada tanggal 12 Oktober 1886. Disebutkan, profesi yang pernah dilakoninya adalah pegawai sebuah kantor, tukang kayu, dan pemilik toko buku. Istrinya bernama Margaretha Sifra Nieuwstraten, kelahiran kota yang sama, Vlaardingen, pada tanggal 24 September 1886. Mereka menikah di Garoet pada tanggal 21 Agustus 1920.

Jacob van Keulen meninggal pada tanggal 10 Maret 1978 di kota kelahirannya, Vlaardingen. Sementara istrinya, Margaretha, telah lebih dulu tutup usia pada tanggal 17 November 1966, juga di kota yang sama, Vlaardingen.

Bagaimana nasib toko buku “van Keulen” kemudian? Tersebutlah seorang Thilly Weissenborn, fotografer wanita yang banyak mengabadikan keindahan Garoet doeloe. Sekitar tahun 1947, saat tentara NICA Belanda memasuki Garoet kembali, hanya dua tahun setelah kemerdekaan RI diproklamasikan, Thilly Weissenborn juga banyak memotret bangunan yang rusak akibat perang di Garoet: “Beschadigd gebouw te Garoet”. Salah satunya, bangunan yang dulunya adalah toko buku “van Keulen”.

Rupanya toko buku “van Keulen”, untuk masa yang singkat setelah Indonesia merdeka, digunakan oleh KAPRI (?) Garoet. Bangunan itu terpotret dalam keadaan rusak, mungkin termasuk bangunan yang dibumihanguskan para pejuang dan TNI waktu itu. Yang jelas tersisa hanya dinding bangunan berikut ornamen luarnya saja.

Sekarang, entah dikuasai oleh siapa dan digunakan untuk usaha apa lokasi bekas bangunan toko buku “van Keulen” ini. Naratas Garoet memang tak hendak menelusurinya juga.

Source https://naratasgaroet.net https://naratasgaroet.net/2015/11/05/toko-boekoe-van-keulen/
Comments
Loading...