Sejarah The Phoenix Hotel Yogyakarta

0 689

Lokasi The Phoenix Hotel Yogyakarta

Hotel ini terletak di Jalan Jenderal Sudirman No. 9 Kelurahan Cokrodiningratan, Kecamatan Jetis, Kota Yogyakarta, Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta. Lokasi hotel ini berada di sebelah timur Bank Mandiri Graha Tugu atau Kantor Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Daerah Istimewa Yogyakarta.

Sejarah The Phoenix Hotel Yogyakarta

Menurut historisnya, hotel ini dulunya merupakan bangunan rumah tempat tinggal Kwik Djoen Eng yang dibangun pada tahun 1918 Ia bersama saudaranya  pertama kali mendirikan usahanya di Solo pada Juli 1894 dengan nama NV Kwik Hoo Tong Handel Maatschappij, yang bergerak dalam bidang ekspor impor  teh dan gula. Sekitar tahun 1920, perusahaan dagang Kwik bersaudara ini, kantor pusatnya dipindahkan ke Semarang sampai mengalami kebangkrutan pada tahun 1932 karena resesi ekonomi.

Akibat krisis ekonomi, banyak properti yang dimiliki oleh Kwik Djoen Eng yang tersebar di sejumlah daerah, harus lepas kepemilikannya. Ada yang disita oleh Javasche Bank, dan ada pula yang dijual sendiri. Termasuk rumah tinggalnya yang berada di Yogyakarta. Rumah bergaya Indis (Indische Landhuis) tersebut dijual kepada Liem Djoen Hwat. Oleh Liem Djoen Hwat, rumah tersebut disewakan kepada orang Belanda yang bernama D.N.E. Franckle. Franckle kemudian mengubah rumah tempat tinggal menjadi sebuah hotel yang diberi nama Hotel Splendid.

Pada tahun 1942 pasukan Jepang berusaha menduduki Yogyakarta. Hotel yang semula dirintis oleh Franckle, akhirnya dikuasai oleh pasukan Jepang kemudian berganti nama menjadi Hotel Yamato. Penyematan nama Yamato ini hanya bertahan hingga hengkangnya Jepang pada tahun 1945, dan hotel tersebut kembali ke pemiliknya, yaitu Liem Djoen Hwat.

Pada tahun 1946 sampai dengan 1949 ketika Yogyakarta menjadi ibu kota dari pemerintahan Indonesia, bangunan bekas Hotel Splendid atau Hotel Yamato tersebut digunakan sebagai Kantor Konsulat China. Selang dua tahun kemudian, bangunan bekas Kantor Konsulat kembali digunakan sebagai hotel lagi. Hotel tersebut bernama Hotel Merdeka. Pergantian nama menjadi Hotel Merdeka ini bertahan hingga tahun 1987.

Renovasi The Phoenix Hotel Yogyakarta

Bangunan hotel direnovasi tanpa mengubah bentuknya dan pada tahun 1993 kembali difungsikan sebagai hotel, yang diberi nama Phoenix Heritage Hotel.

Setelah selesai renovasi, pada 14 Mei 2004 nama Phoenix Heritage Hotel resmi berganti nama menjadi Grand Mercure. Perubahan nama tersebut bertahan sampai dengan 29 Maret 2009, dan pada 30 Maret 2009, nama Grand Mercure diganti menjadi The Phoenix Hotel Yogyakarta hingga sekarang.

The Phoenix Hotel

Kini, The Poenix Hotel Yogyakarta telah menjadi hotel bintang lima, dan berada jantung kota yang strategis letaknya. Hotel ini masih mempertahankan bangunan awalnya yang menjadi ciri dari keunikan bangunan tersebut sebagai fasadnya kendati di halaman belakangnya telah ada penambahan bangunan baru.

Berdasarkan Data Referensi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, bangunan The Phoenix Hotel Yogyakarta ini sudah dimasukkan dalam Daftar Entitas Kebudayaan sebagai cagar budaya dengan kode pengelolaan KB001561.

Source The Phoenix Hotel Yogya Yogyakarta
Comments
Loading...