Sejarah Terowongan Sasaksaat

0 24

Terowongan Sasaksaat

Indonesia yang pernah dijajah oleh bangsa Belanda selama 3,5 abad lamanya memang meninggalkan luka yang mendalam. Tapi dibalik itu semua masih tersimpan suatu hal positif yang masih kita bisa ambil. Di penjuru Indonesia masih tersisa peninggalan Belanda yang bisa kita gunakan untuk keperluan sehari-hari seperti akses jalan dan transportasi umum. Kereta api yang masih jadi favorit bagi masyarakat Indonesia adalah salah satu bukti bahwa setiap yang terjadi itu ada hikmah positif yang bisa kita ambil.

Kereta api selain digunakan sebagai sarana transportasi bagi sebagian orang digunakan sebagai ajang untuk aktulisasi diri khususnya dalam dunia fotografi. Banyak spot-spot foto yang unik, murah dan anti mainstream dari per kereta apian di Indonesia. Mulai dari kereta apinya, stasiu, hingga rel kereta. Di kawasan Bandung terdapat beberapa spot unik dari jalur kereta api. Salah satunya adalah terowongan kereta api yang berada di kawasan Bandung Barat. Nama tempat itu adalah TEROWONGAN SASAKSAAT.

Terowongan Sasaksaat ini dibangun oleh perusahaan kereta api milik Belanda bernama Staatsspoorwegen (SS) yang berlangsung singkat yaitu hanya 1 tahun dan berkisar pada tahun 1902-1903. Terowongan dengan nomor Bangunan Hikmat (BH) 503 ini berada pada jalur antara Purwakarta dan Padalarang di Km 143-144. Terowongan Sasaksaat ini membelah perbukitan Cidepong, dan berada di antara Stasiun Sasaksaat dan Stasiun Maswati.

Terowongan Sasaksaat ini memiliki panjang sekitar 949 meter, dan hal itu pula yang menjadikan terowongan ini sebagai terowongan kereta terpanjang di Indonesia yang masih aktif. Sebenarnya Terowongan Sasaksaat ini masih kalah jika dibandingkan dengan Terowongan Wilhelmina yang berada pada jalur Banjar-Cijulang dan memiliki panjang 1.208 meter. Namun Terowongan Wilhelmina ini sudah tidak aktif sebagai jalur perlintasan kereta api di Indonesia. Karena Terowongan Wilhelmina sudah tidak aktif lagi, maka tahta sebagai terowongan kereta aktif terpanjang beralih ke Terowongan Sasaksaat ini.

Selain menjadi terowongan kereta aktif terpanjang di Indonesia. Terowongan Sasaksaat ini menjadi salah satu terowongan terpadat dari lalu lintas kereta api. Karena hal itu pula di dekat terowongan ini dibangun pos penjagaan apabila ada warga yang ingin melintas atau dekat dengan Terowongan Sasaksaat ini saat kereta api berjalan.

Selain menyimpan sejarah dan bagus untuk kegiatan fotografi yang anti mainstream, tempat ini juga tersimpan misteri horror yang menyelubunginya. Terowongan ini dibangun pada masa penjajahan Belanda, dan mereka yang bekerja adalah para pekerja paksa. Tak sedikit orang pribumi yang dipekerjakan dalam membangun terowongan ini, dan tak sedikit pula yang meninggal dalam proses pengerjaannya. Mitosnya adalah mereka yang mati saat bekerja langsung dimakamkan di sekitar bukit Terowongan Sasaaksaat ini. Dan ada pula yang berkata bahwa jasad mereka ikut tertimbun menjadi dinding dari terowongan yang panjang ini.

Beberapa masyarakat sekitar pun seringkali mendengar jeritan dan suara rintihan di sekitar khususnya di dalam Terowongan Sasaksaat saat tengah malam.

Dan pada waktu tertentu seperti malam jum’at kliwon sering terlihat beberapa penampakan dengan wajah dan tubuh yang kurus sedang membawa pacul dan kapak di sekitar terowongan, mereka percaya bahwa penampakan tersebut adalah para pekerja paksa yang meninggal dunia saat pengerjaan Terowongan Sasaksaat.

Terowongan Sasaksaat ini berlokasi di Kampung Sasaksaat, Desa Sumur Bandung, Kecamatan Cipatat, Kab. Bandung Barat. Dan terowongan ini berada pada jalur perjalanan menuju kawasan Purwakarta.

Source https://ridwanderful.com https://ridwanderful.com/2016/01/06/terowongan-sasaksaat-terowongan-aktif-terpanjang-di-indonesia/
Comments
Loading...