Sejarah Taman Indrokilo Malang

0 27

Taman Indrokilo

Taman Indrokilo, tidak banyak yang tahu jika di belakang Museum Brawijaya terdapat sebuah taman. Area tersebut seperti sebuah padang besar yang fungsinya digunakan sebagai daerah resapan.

Meski tidak serindang Hutan Lambau di daerah Tanjung. Taman Indrokilo menjadi arena bermain bagi anak-anak Kota Malang di daerah di sekitarnya. Dengan padang rumput yang lumayan besar dengan pepohonan di bagian tepi, banyak hal yang bisa dilakukan. Seperti bermain layang-layang atau bermain bola.

Bicara tentang pohon, disana juga terdapat dua pohon besar, penulis sendiri lupa apa nama pohon itu. Tetapi, anak-anak dulu sering memakainya untuk berlarian. Ya, anda tidak salah baca, karena terlalu besarnya sang pohon membuat kita bisa berlarian di dahannya.

Dulu, di taman ini ada sebuah danau yang didalamnya ada ekosistem ikan-ikan liar seperti sepat atau wader. Penulis sendiri untuk danau belum pernah mengalami, namun dari cerita orang lawas dikatakan jika danau itu kerap digunakan bermain perahu dan memancing.

Namun, sekitar awal tahun 70-an, air yang berada di kolam taman ini mulai mengering dan tidak ada penjelasan sebab air di taman tersebut mengering hingga akhirnya sekitar akhir tahun 70-an mulai digunakan sebagai expo dan pameran. Biasanya pemerintah Kota Malang mengadakan pameran pembangunan.

Di sisi lain, di wilayah Indrokilo di tahun 80-an juga terdapat lembaga kesenian anak muda yang bernama LKI [Lembaga Kesenian Indrokilo]. Lembaga ini adalah wadah seni arek-arek Malang yang menempati bangunan tua di tepi taman. Semangat dari anak-anak seni juga akhirnya mampu mendirikan bangunan di sekitarnya sebagai wadah untuk seni mereka baik itu seni rupa, seni tari hingga seni teater.

Dari tahun ke tahun. Indrokilo yang di zaman penjajahan Jepang disebut taman Tanaka itu fungsinya sudah mulai berkurang meskipun tetap menjadi daerah resapan. Sehingga taman yang luas tersebut dibeli oleh pihak swasta dan diubah fungsinya menjadi sebuah perumahan elit yang mewah. Kini, keasyikan taman tersebut memang tinggal cerita turun temurun.

Source https://ngalam.co https://ngalam.co/2016/01/01/mengenang-taman-indrokilo/
Comments
Loading...