Sejarah Taman Belanda Yogyakarta

0 36

Sejarah Taman Belanda

Meskipun namanya Taman Belanda, taman ini berada di Kabupaten Bantul Yogyakarta, bukan di negri Belanda sana. Sejatinya, Taman Belanda berupa sebuah pintu air, namun sering juga disebut dam atau bendungan walaupun kedua tipe bangunan ini sebenarnya tak sama. Taman Belanda ini merupakan struktur kokoh yang yang menyerap aliran air Sungai Progo tepat di satu tikungan, hingga arusnya yang deras langsung mengalir ke dalam kanal. Air ini kemudian menyusuri mengikuti kanal sepanjang hampir 70 kilometer dengan 105 pintu air. Selain dikenal sebagai Taman Belanda, struktur bendungan ini juga dikenal dengan nama Dam Ngantru atau Dam Kamijoro.

Salah satu keunikan Taman Belanda ini adalah lokasinya yang berada di tikungan Sungai Progo. Dibangun pada masa pendudukan Belanda sekitar tahun 1920-an, dan diresmikan oleh Sultan Hamengku Buwono VIII pada akhir tahun 1930-an, bendungan ini sekarang mengairi sawah di Sri Gading, Wijirejo, Murti Gading, Srandakan, dan Pandak – seluruhnya 5 kecamatan di Kabupaten Bantul. Uniknya lagi, terlepas dari fungsinya yang sangat penting tersebut, Taman Belanda resmi menjadi Benda Cagar Budaya (BCG) karena usia dan sejarahnya sejak tahun 2008.

Karena demikian berharganya bangunan ini, Taman Belanda dipugar setahun kemarin. Secara keseluruhan, bendungan ini sekarang memang pantas disebut taman. Semua tampak tertata rapi, bersih, benar-benar menjadi lokasi yang nyaman untuk menikmati suasana sunset bersama orang-orang tersayang. Walaupun pemugaran dan perawatan ini tak dimaksudkan untuk menjadikannya sebagai destinasi wisata, tetap saja Taman Belanda ini dikunjungi orang silih berganti.

Source https://dolandolen.com https://dolandolen.com/travel-directory/taman-belanda/
Comments
Loading...