Gedung Bank Indonesia Lama Padang

0 280

Lokasi Gedung Bank Indonesia Lama Padang

Gedung BI ini terletak di Jalan Batang Arau No. 60 Kelurahan Berok Nipah, Kecamatan Padang Barat, Kota Padang, Provinsi Sumatera Barat.

Gedung Bank Indonesia Lama Padang

Semula, gedung BI ini tidak ada di sini, tapi berada di Lingkungan Nipalaan Verpanding No. 1140. Gedung sementara tersebut menempati bekas gedung pemerintah yang dikosongkan atas kehendak Gubernur Sumatera Barat, dan mulai beroperasi pada 29 Agustus 1864 dengan direktur pertamanya bernama A.W. Verkouteren. Pembukaan gedung BI yang pertama di Padang ini terwujud karena adanya permohonan dari Kamer van Koophandel en Nijverheid (Kamar Dagang dan Industri) Kota Padang kepada Pemerintah Pusat dan Direktur DJB di Batavia.

Kemudian pada 16 Desember 1865, barulah DJB Agentschap Padang mulai menggunakan gedung sendiri yang terletak di Lingkungan Grevelaan (sekarang Jalan Batang Arau No. 60 Padang). Dinamakan Grevelaan, karena dulu jalan di depan gedung DJB ini ada sebuah monumen kecil yang dibangun untuk mengenang Ir. Willem Hendrik de Greve, seorang ahli tambang Belanda yang mati hanyut ketika melakukan penelitian di Batang Kuantan pada tahun 1872. Areal tempat gedung DJB ini dibangun dulu memang bagian kawasan Taman De Greve. Sedangkan, dermaga di Pelabuhan Muaro yang tak jauh dari taman ini diberi nama De Grevekade (Dermaga Greve).

Seiring Padang berkembang menjadi kota perdagangan dan militer di pesisir Barat Sumetera antara abad ke-18 sampai abad ke-19, menjadikan Padang sebagai pintu utama perdagangan dan keuangan di Sumatera pada saat itu. Kondisi ini yang menyebabkan direksi DJB memutuskan untuk memperbarui gedung yang lama dengan gedung yang lebih modern pada tahun 1912. Karena terganjal perizinan, mengingat daerah tersebut direncanakan menjadi areal pelabuhan, maka baru bisa direalisasikan pembangunannya pada 31 Maret 1921.

Pembangunan gedung BI di kawasan Muaro melibatkan biro arsitek ternama dari Batavia, NV Architecten-Ingenieursbureau Fermont te Weltevreden en Ed Cuypers te Amsterdam, atau biasa disingkat menjadi Biro Fermont-Cupers. Pada tahun tersebut, nama Hulswit sudah tidak dicantumkan lagi pada nama biro tersebut karena Hulswit sudah meninggal. Biro ini mengerjakan mulai dari desain gedung sampai kepada pelaksanaan fisik gedungnya. Gedung ini rampung, dan mulai difungsikan pada tahun 1925. Kemudian Gubernur DJB di Padang kala itu dijabat oleh Mr. L.J.A. Trip.

Source Gedung Bank Indonesia Lama Padang Padang
Comments
Loading...