Sejarah Stasiun Rancaekek

0 240

Stasiun Rancaekek

Stasiun Rancaekek (RCK) merupakan stasiun kereta api kelas I yang terletak di Rancaekek Wetan, Rancaekek, Bandung, tepatnya terletak tak jauh dari jalan raya yang menghubungkan Rancaekek-Majalaya, dekat dengan Perumahan Rancaekek Kencana dan Perumahan Griya Utama Rancaekek. Stasiun yang terletak pada ketinggian +672 m ini termasuk dalam Daerah Operasi II Bandung.

Bangunan stasiun ini sudah ada sejak zaman Staatsspoorwegen mulai mengembangkan jalur kereta apinya pada tahun 1884. Pada tanggal 13 Februari 1921, telah selesai pembangunan jalur kereta api Rancaekek–Tanjungsari. Tujuannya adalah untuk menjangkau perkebunan di daerah Jatinangor.

Jalurnya sendiri dinonaktifkan pada tahun 1942 karena dibongkar oleh pekerja romusha Jepang. Walaupun demikian sebagian dari jejak-jejak jalur tersebut masih ada, seperti Jembatan Cincin Cikuda, Viaduk Jatinangor, dan Stasiun Tanjungsari.

Semula, konfigurasi jalur kereta api ini memiliki tiga jalur utama. Terdapat satu sepur badug yang mengarah ke gudang. Sepur badug itu menyambung ke jalur 1, namun kini sepur badug itu dinonaktifkan dan rata dengan tanah. Di atas sebagian dari tanah tempat jalur itu kini dibangun toilet dan musala.

Dengan bertumbuhnya Rancaekek sebagai kawasan perumahan di wilayah pinggiran Bandung (perumahan pertama yang diketahui adalah Bumi Rancekek Kencana), maka dibangunlah bangunan baru di sisi utara stasiun, yang kini menjadi pintu keberangkatan utama. Kini stasiun ini memiliki dua bangunan. Bangunan lama yang merupakan peninggalan SS tetap dipertahankan.

Source https://id.wikipedia.org https://id.wikipedia.org/wiki/Stasiun_Rancaekek
Comments
Loading...