Sejarah Stasiun Bondowoso

0 155

Stasiun Bondowoso

Stasiun Bondowoso (BO) merupakan stasiun kereta api kelas I yang terletak di Kademangan, Bondowoso, Bondowoso. Stasiun yang terletak pada ketinggian +253 meter ini termasuk dalam Daerah Operasi IX Jember.

Stasiun ini dulu melayani kereta api lokal tujuan Jember-Panarukan pp. Pada tahun 2004 kereta api tersebut dinonaktifkan karena prasarana yang sudah sangat tua. Stasiun ini hanya berjarak 1 km dari alun-alun kota. Tidak jauh dari sini terdapat pula Monumen Gerbong Maut yang dulu dipakai oleh tentara Belanda untuk membawa tawanan dari Bondowoso ke Surabaya sekitar tahun 1947.

Stasiun ini dulu mempunyai enam jalur kereta api dengan jalur 2 sebagai sepur lurus, namun sebelum dinonaktifkan jalurnya menjadi tinggal dua saja. Saat ini stasiun ini hanya aktif sebatas melayani penjualan tiket kereta api secara online dan dijadikan bangunan cagar budaya PT Kereta Api Indonesia dan pemda setempat. Selain itu, bangunan stasiun ini juga telah dipugar dan dicat pada tahun 2013-2014 sebagai langkah awal pengaktifan kembali jalur KA Kalisat-Panarukan untuk layanan wisata dan pengangkutan barang.

Direncanakan jalur kereta api dari menuju ke Tamanan yang berada di selatan stasiun ini akan diaktifkan kembali dan akan dipergunakan sebagai sarana angkutan wisata loko uap Bondowoso-Tamanan pp sembari menunggu dibangunnya kembali Jalur kereta api Kalisat-Panarukan yang masih tertunda hingga saat ini.

Tepat dalam rangka HUT RI ke-71 (17 Agustus 2016), secara resmi stasiun ini menjadi Museum Kereta Api yang ketiga di Indonesia; diresmikan oleh Bupati Bondowoso Amin Said Husni.

Source https://id.wikipedia.org https://id.wikipedia.org/wiki/Stasiun_Bondowoso
Comments
Loading...