Sejarah SMPN 1 Kota Jambi

0 148

SMPN 1 Kota Jambi

Berdiri sejak 1930. Dulunya sekolah tersebut diberi nama Holan Indische School (HIS). Sekolah Hindia Belanda itu hanya untuk anak para pejabat Belanda dan Pejabat Pemerintahan kala itu. Kini, sekolah tersebut dikenal dengan SMPN 1 Kota Jambi. Banyak sudah para petinggi negara yang lahir dari sekolah bersejarah itu. Salah satunya mantan Gubernur Jambi Abdurrahman Sayoeti.

Saat ini, sebagian bangunan di sekolah tersebut merupakan bangunan modern. Namun masih ada sedikit jejak peninggalan Belanda. Ada 8 ruang belajar yang masih berfungsi saat ini merupakan peninggalan Belanda. Ada ciri khas gedung peninggalan Belanda tersebut. Daun Pintu dan jendelanya tinggi dan lebar.

Delapan ruang kelas itu, saat ini sudah tidak boleh lagi dipugar. Karena Dimensi arisitektur Belandanya masih menciri. “Ada Perubahan memang di situ, yakni keramik dan pagarnya,” kata Nanang, mantan kepala sekolah SMPN1 Kota Jambi.

Nanang, yang 6 tahun memipin SPMN 1 Kota Jambi tersebut mengatakan, di Sekolah jaman perjuangan itu, SMPN1 menjadi basis latihan tentara pelajar Sriwijaya kala itu. Ia mengaku, banyak sudah tokoh-tokoh yang lahir dari sekolah tua tersebut, yakni Adurrahman Sayoeti, Manatan Gubernur Jambi, Safrial, Bupati Tanjung Jabung Barat, Madel, Mantan Bupati Sarolangon , Junaidi T Noor, Budayawan Jambi, Indra Armendalis, Ketua Koni Provinsi Jambi.“Zulkifli Nurdin, mantan gubernur Jambi 2 Priode juga sempat sekolah di sana. Tapi memang tamatnya tidak di SMPN1,” imbuh Nanang yang kini menjabat sebagai kepsek SMPN 19 Kota Jambi itu.

Kata Nanang, banyak juga tokoh muda Jambi yang lahir dari SMPN 1. Di antaranya Sum Indra, mantan wakil wali kota Jambi. “Ada juga yang jadi penyidik KPK sekarang. Mantan Pangdam II Sriwiyaja Mayjen TNI Sudirman. Wakil BIN saat ini, Teddy Laksmana juga jebolan SMPN 1 Kota Jambi,” tuturnya.

Saat ini, sebut Nanang, di SMPN 1 Kota Jambi ada 26 ruangan, 8 di antaranya gedung lama peninggalan Belanda. “8 kelas peninggalan Belanda itu, saat ini masih digunakan untuk Kelas Sembilan. Sayangnya meja kursi peninggalan Belanda sudah tidak ada lagi,” ujarnya

Nanang menyebutkan, dibelakang SMPN 1 itu konon ceritanya, ada penjara bekas peninggalan Belanda. Memang saat ini, sudah ditimbun dengan gedung baru. “Di belakang ada penjara Belanda. Dulunya pernah ditemukan jeruji yang besar, tiang bulian. Katanya disitu ada terowongan yang tembus ke Batanghari,” beber Nanang.

Nanang mengaku, banyak cerita mistik di SMPN1 tersebut. Namun alhamdulillah kata dia, selama ini tidak pernah berdampak buruk kepada para siswa di sana. “Dulu pernah ada satu siswa yang baru lulus masuk SMPN 1, tapi langsung mengundurkan diri. Siswa tersebut mempunyai kelebihan dengan indra keenamnya. Katanya tidak sanggupkarena setiap melangkah ada orang perang,” ceritanya.

Source https://indopos.co.id https://indopos.co.id/read/2017/05/04/97191/mengintip-smpn-1-kota-jambi-yang-simpan-sejarah
Comments
Loading...