Sejarah SMP Negeri 2 Magelang

0 85

SMP Negeri 2 Magelang

SMP ini teletak di Jalan Pierre Tendean No. 8 Kelurahan Potrobangsan, Kecamatan Magelang Utara, Kota Magelang Provinsi Jawa Tengah. Lokasi SMP ini berada di sebelah barat Plengkung Lama. Bentuk bangunan asli dari SMP ini masih memperlihatkan arsitektur kolonialnya meski di belakangnya maupun di sampingnya dibangun ruangan kelas baru dan bertingkat.

Menurut sejarahnya, SMP ini memiliki riwayat perjalananan yang cukup panjang. Seperti yang tertera di dalam Profil Sekolah, SMPN 2 Magelang berdiri pada 1 Juli 1950. Semula, sekolah ini masih menginduk ke SMPN 1 Magelang pada awal berdirinya, dan sekaligus meminjam tempat untuk proses belajar mengajar di SMPN 1 Magelang.

Selang lima tahun berjalan, yaitu pada tahun 1955, SMPN 2 Magelang baru mendapatkan tempat untuk melangsungkan proses belajar mengajar sendiri yang terpisah dari SMPN 1 Magelang. Tempat tersebut adalah bekas Kantor Kawedanan Bandongan di Jalan Plengkung 1 (sekarang Jalan Pierre Tendean). Pada waktu itu, bangunan bekas Kantor Kawedanan Bandongan ini masih terbuat dari bangunan setengah tembok, separuh di bawahnya menggunakan batu bata dan separuh di atasnya terbuat dari kayu. Kemudian dilakukan pembenahan untuk layaknya sebuah sekolahan. Bangunan yang semula masih terbuat dari kayu, diganti dengan batu bata juga hingga menjadi gedung sekolah yang representatif.

SMP yang memiliki lahan seluas 7.285 m² dengan luas bangunan 6.139, 9 m² ini merupakan bangunan kuno yang masih berdiri kokoh. SMP ini tercatat dengan Nomor Identitas Sekolah 200020, Nomor Pokok Sekolah Nasional (NPSN) 20327594, dan Nomor Statistik Sekolah (NSS) 201036002002.

Sampai sekarang SMPN 2 Magelang tergolong sekolah favorit di Kota Magelang. Sejumlah prestasi lokal, provinsi maupun nasional banyak diraihnya, dan sejumlah fasilitas bangunan yang ada di SMP tersebut turut mendukung juga. Dari pintu masuk terdapat pos penjaga (security office) dan taman, lalu ketika memasuki ruang lobby (lobby room) terpampang banyak piala yang telah diraihnya serta atribut sekolah. Di sebelah kanan ruang lobby terdapat ruang TU (administration room), dan ruang kelas. Sedangkan, di sebelah kanan lobby room dijumpai ruang kepala sekolah (principal room), ruang Komite Sekolah, ruang guru (teachers room) dan warung sekolah (school shop).

Melewati lobby room selurus pandangan ke depan, terdapat halaman tengah sekolah yang digunakan untuk melakukan upacara bendera (school yard as a flag ceremony place) dan lapangan basket (basket ball court). Di samping kanan halaman tersebut, berderet sejumlah bangunan, seperti gazebo atau semacam pendopo mini untuk meletakkan seperangkat gamelan (art stages), laboratorium fisika, laboratorium komputer, kafe belajar (study café), laboratorium biologi, dan perpustakaan. Sedangkan yang melingkungi bangungan tersebut adalah ruang kelas sebanyak 20 ruang.

Selain itu, di dalam lingkungan halaman SMP tersebut juga terdapat dua rumah yang diperuntukkan bagi pesuruh sekolah (janitor house), kantin sekolah, ruang musik (music room), ruang istirahat pelajar (student restroom), ruang OSIS, Balai Pelajar (Student Hall), Masjid Nurul ‘Ulum dan rumah untuk takmirnya.

Dari inventarisasi ruangan yang ada di SMPN 2 Magelang, bangunan deretan depan yang terdiri atas ruang lobby, ruang kepala sekolah, ruang guru, ruang TU, ruang Komite Sekolah, maupun warung sekolah yang berbentuk limasan memanjang merupakan bangunan cagar budaya (BCB) Tak Bergerak di Kota Magelang sesuai dengan Peraturan Daerah Kota Magelang Nomor 7 Tahun 2013 tentang Cagar Budaya di Kota Magelang. Berarti melestarikan bangunan sekolah tersebut merupakan keharusan dalam mempertahankan bukti-bukti sejarah perjalanan pendidikan di Kota Magelang.

Source http://kekunaan.blogspot.com http://kekunaan.blogspot.com/2015/01/smp-negeri-2-magelang.html
Comments
Loading...