Sejarah SMK Negeri 1 Pariaman

0 186

SMK Negeri 1 Pariaman

Sekitar awal tahun enam puluhan, beberapa orang pemuka dibidang pendidik atau guru teknik di Kabupaten Padang Pariaman, khususnya yang bertugas di Sekolah Teknik (ST) Negeri Pariaman, yang beralamat di Kampung Cina Pariaman. Timbul pemikiran dan keinginan untuk mendirikan Sekolah Teknik Menengah (setingkat SLTA) oleh (diantaranya) Sutan Achmadsyah (waktu itu Ketua DPRGR Kabupaten Padang Pariaman yang berstatus sebagai Guru ST Negeri Pariaman), Jurub, Poles, Syamsul Bahri, Sidi Syofyan Pega dan lainnya.

Tamatan Sekolah Teknik (ST) Negeri Pariaman yang berkeinginan untuk melanjutkan pendidikannya ke tingkat yang lebih tinggi lagi mengalami kesulitan, begitu pula dengan tamatan SMP di Pariaman dan sekitarnya. Diantara lulusan ST dan SMP yang berkemauan melanjutkan ke jenjang STM sangat banyak, namun mereka terbentur tidak adanya Sekolah Menengah Kejuruan yang berada di Pariaman.

Di Propinsi Sumatera Barat saat itu belumlah banyak jumlah STM yang eksis. Di tahun 1960 an itu STM yang ada di Propinsi Sumatera Barat adalah; STM Negeri Padang dan STM Negeri Bukittinggi.
Keinginan untuk mendidik anak kemanakan warga Kabupaten Padang Pariaman dalam bidang pendidikan teknik, terutama Teknik Perkapalan sangat besar, karena sebagian besar wilayah Kabupaten Padang Pariaman berada dipinggir pantai Laut Samudera Hindia. Salah satu mata pencaharian masyarakat Pariaman saat itu adalah perikanan laut.

Sekitar tahun 1961 dibentuklah sebuah yayasan yang di sponsori oleh Sutan Achmadsyah (Ketua DPRGR Kabupaten Padang Pariaman), JB. Adam (Bupati Padang Pariaman) dan tokoh-tokoh lainnya. Yayasan ini bernama Yayasan Pembangunan Pendidikan Teknik YPPT) Kabupaten Padang Pariaman. Pengurus yayasan didukung secara penuh oleh Bupati JB. Adam dan Ketua DPRGR yang berupaya untuk mencari tanah lokasi pembangunan gedung STM Negeri serta dana dari berbagai pihak. Akhirnya dapat dirampungkan lokasi tanah untuk pembangunan sekolah di Kampung Nias (Kampung Baru) dengan luas tanah sekitar 1,25 Ha.

Dengan inisiatif Bupati JB. Adam dan Ketua DPRGR Sutan Achmadsyah serta bantuan para pengusaha kopra di Padang Pariaman dan dermawan lainnya, dalam tempo lebih kurang 3 (tiga) tahun dapat diselesaikan pembangunan 3 (tiga) lokal belajar dan 1 (satu) ruang gambar lengkap dengan meja dan kursi siswa. Pada tahun 1964 gedung tersebut dapat dimanfaatkan untuk kegiatan belajar.

Pada tahun 1963, disaat panitia pembangunan sekolah sedang giat membangun ruang belajar, STM Perkapalan Pariaman menerima siswa baru untuk 2 (dua) jurusan yaitu jurusan Mesin dan jurusan Bangunan. Di tahun pertama itu, kegiatan belajar dipusatkan di ST Negeri 1 Pariaman. Proses belajar mengajar di gedung baru dimulai tahun 1964.

STM Perkapalan Pariaman dirubah statusnya menjadi negeri pada bulan Maret 1967 yang Kepala Sekolahnya alm. Chaidir Syuib. Berhubung sulitnya mencari guru bidang Teknik Perkapalan dan belum adanya peralatan praktik untuk teknik perkapalan tersebut, maka sesuai dengan SK Peresmian dari Menteri P dan K, akhirnya STM Perkapalan Pariaman menggunakan kurikulum yang berlaku pada STM Negeri biasa, yaitu terdiri dari Jurusan Mesin, Jurusan Bangunan Gedung, dan Jurusan Listrik, dengan sendirinya terjadi perubahan secara alami menjadi STM Negeri Pariaman.

Source http://www.smkn1pariaman.sch.id http://www.smkn1pariaman.sch.id/profil-sekolah-2-sejarah-smk-negeri-1-pariaman.html
Comments
Loading...