Pasar Gede Hardjonagoro Surakarta

0 262

Lokasi Pasar Gede Hardjonegoro

Pasar Gede adalah Pasar terbesar di Kota Surakarta. Pasar ini terletak di Jl. Jend. Urip Sumoharjo, Kepatihan Wetan, Jebres, Kota Surakarta, Jawa Tengah. 

Sejarah Pasar Gede Hardjonegoro

Pada zaman kolonial Belanda, Pasar Gede mulanya merupakan sebuah pasar kecil yang didirikan di area seluas 10.421 hektare. Bangunan ini dirancang oleh seorang arsitek Belanda bernama Ir. Thomas Karsten. Bangunan pasar selesai pembangunannya pada tahun 1930 dan diberi nama Pasar Gedhe Hardjanagara. Pasar ini diberi nama pasar gedhe atau “pasar besar” karena terdiri dari atap yang besar.

Seiring dengan perkembangan masa, pasar ini menjadi pasar terbesar dan termegah di Surakarta. Pasar gede terdiri dari dua bangunan yang terpisahkan jalan, yang sekarang disebut sebagai Jalan Sudirman. Masing-masing dari kedua bangunan ini terdiri dari dua lantai. Pintu gerbang di bangunan utama terlihat seperti atap singgasana yang kemudian diberi nama Pasar Gedhe dalam bahasa Jawa.

 

Bangunan Pasar Gede Hardjonegoro

Pasar Gede Hardjonegoro (tampak dari depan)

Arsitektur Pasar Gede merupakan perpaduan antara gaya Belanda dan gaya Jawa. Pada tahun 1947, Pasar Gede mengalami kerusakan karena serangan Belanda. Lalu Pemerintah Republik Indonesia yang kemudian mengambil alih wilayah Surakarta dan Daerah Istimewa Surakarta kemudian merenovasi kembali pada tahun 1949. Namun perbaikan atap selesai pada tahun 1981. Pemerintah indonesia mengganti atap yang lama dengan atap dari kayu. Bangunan kedua dari Pasar Gede, digunakan untuk kantor DPU yang sekarang digunakan sebagai pasar buah.

Pada bulan Oktober 1999 dengan tidak dipilihnya Megawati Soekarnoputri sebagai Presiden Indonesia meski mendapat suara terbanyak, Pasar Gede dibakar oleh amuk massa.

Namun usaha renovasi dengan mempertahankan arsitektur asli bisa berjalan dengan cepat dan dua tahun kemudian pada penghujung tahun 2001, pasar yang diperbaiki bisa digunakan kembali. Bahkan pasar yang baru tergolong canggih karena ikut pula memperhatikan keperluan para penyandang cacat dengan dibangunnya prasarana khusus bagi pengguna kursi roda.

Berdasarkan sejarah yang dimiliki dan kekunaan bangunan, Pasar Gede Hardjonagoro ditetapkan sebagai cagar budaya melalui Keputusan Walikotamadya Kepala Daerah Tingkat II Surakarta Nomor: 646/116/I/1997, dan tercatat sebagai Cagar Budaya.

 

Source Pasar gede hardjonegoro Surkarta Jawa Tengah
Comments
Loading...