Sejarah Singkat Lembaga Permasyarakatan Banjarbaru

0 88

Sejarah Singkat Lembaga Permasyarakatan Banjarbaru

Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) adalah tempat untuk melakukan pembinaan terhadap narapidana dan anak didik pemasyarakatan di Indonesia. Sebelumnya tempat tersebut dikenal dengan istilah Penjara. Lapas merupakan salah satu Unit Pelaksana Teknis di bawah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia.

LEMBAGA PEMASYARAKATAN adalah kegiatan untuk melakukan pembinaan Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) berdasarkan sistem, kelembagaan, dan cara pembinaan yang merupakan bagian akhir dari sistem pemidanaan dalam tata peradilan pidana (Pasal 1 Undang-Undang No. 12 Tahun 1995).

Menurut Undang-undang Nomor 12 Tahun 1995 telah menggariskan hak-hak yang dimiliki oleh Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) di dalam Lembaga Pemasyarakatan  tanpa kecuali, adapun hak-hak tersebut antara lain :

  1. Melakukan ibadah dan kepercayaannya
  2. Mendapatkan perawatan, baik perawatan jasmani maupun rohani.
  3. Mendapat pendidikan dan pengajaran.
  4. Mendapatkan pelayanan kesehatan dan makanan yang layak
  5. Menyampaikan keluhan.
  6. Mendapatkan bacaan dan mengikuti siaran media massa lainnya yang tidak dilarang.
  7. Menerima kunjungan keluaga, penasehat hukum atau orang tertentu lainnya
  8. Mendapatkan pengurangan masa pidana.
  9. Mendapatkan kesempatan berasimilasi.
  10. Mendapatkan Pembebasan Bersyarat.
  11. Mendapatkan cuti menjelang bebas dan
  12. Mendapatkan hak-hak lain sesuai dengan peraturan perundang undangan yang berlaku.

Dengan adanya ketentuan di atas dimana hak-hak terpidana telah dicantumkan secara tegas didalam Undang-Undang, mengisyaratkan adanya suatu kepastian hukum bahwa setiap petugas yang ada di Lembaga Pemasyarakatan “wajib” memberikan pelayanan seoptimal mungkin agar salah satu tujuan dari penegakan hukum yakni dalam rangka “Memanusiakan manusia” dapat dicapai.

Sebagai Unit Pelaksana Teknis (UPT) di bidang Pemasyarakatan Lapas Klas III  Banjarbaru dan bertanggung jawab langsung kepada Kanwil Kementerian Hukum dan HAM Kalimantan Selatan. Lapas Banjarbaru dibentuk berdasarkan Keputusan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia Nomor M.HH-06.OT.01.02 Tahun 2014.

Bangunan Lembaga Pemasyarakatan Klas III Banjarbaru mulai didirikan  sekitar Tahun 2006, berlokasi di Jalan Mistar Cokrokusumo Kelurahan Sungai Tiung, Kecamatan Cempaka Kota Banjarbaru. Pada tanggal 16 April 2015 Lembaga Pemasyarakatan Klas III Banjarbaru mulai beroperasional dan pada tanggal 07 September 2015 mulai diisi penghuni dengan jumlah petugas seluruhnya saat itu 18 orang. Luas Bangunan seluruhnya sekitar 6 hektar,  Terdiri dari 1 gedung utama, 1 gedung teknis, 9 blok hunian, 1 mushola, 1 bengkel kerja, 5 tower air, 1 klinik, 1dapur dan 7 pos jaga atas.

Lapas yang memiliki luas wilayah sebesar  ± 6 Ha ini berlokasi di Jalan Mistar Cokrokusumo Kecamatan Cempaka, Kota Banjarbaru, Kalimantan Selatan. Tujuan pembangunan Lembaga Pemasyarakatan ini adalah sebagai salah satu solusi mengatasi over kapasitas pada beberapa lapas dan rutan yang ada di Provinsi Kalimantan Selatan.

Source https://lapasbanjarbaru.wordpress.com https://lapasbanjarbaru.wordpress.com/2015/05/19/sejarah-singkat-lembaga-pemasyarakatan-banjarbaru/
Comments
Loading...