Sejarah Singkat Desa Tutul

0 126

Sejarah Singkat Desa Tutul

Desa Tutul merupakan salah satu desa yang terletak di Kecamatan Balung, Kabupaten Jember, Provinsi Jawa Timur. Topografi ketinggian desa ini adalah berupa dataran sedang, yaitu sekitar 30 meter di atas permukaan air laut. Berdasarkan data BPS Kabupaten Jember tahun 2010, curah hujan rata-rata mencapai 1.257 mm dengan suhu antara 28° – 37°C.

Dalam Profil Desa Tutul, Kecamatan Balung, Kabupaten Jember, yang disusun oleh Tim Perumus Rencana Pembangunan Jangka Menengah Desa (RPJM Des) Tahun 2011 – 2015, dikisahkan bahwa Desa Tutul berdiri sekitar tahun 1842, dan ketika itu, Desa Tutul masih merupakan hutan belantara. Pada saat itu, R. AryoTarongso beserta adiknya yang bernama R. Suryo mulai melakukan penebangan sejumlah pohon hutan (babat alas) guna dijadikan tempat tinggal mereka bersama keluarganya.

Hingga 4 tahun bermukim di daerah tersebut, penghuni desa tersebut masih sekitar 30 KK yang terdiri dari keturunan serta sanak keluarga R. Aryo Tarongso. Pada waktu itu, desa hasil babat alasnya sekitar 25 hektar. Desa hasil babat alas tersebut awalnya diberi nama Sukosari. Dalam bahasa Jawa, suko berarti senang atau gembira, dan sari berarti rukun. Jadi, harapannya dulu, desa baru yang mereka usahakan tersebut kelak akan menyebabkan warganya senantiasa gembira dan rukun tenteram.

Kemudian, sekitar tahun 1853 ketika di bawah kepemimpinan kepala desa yang kedua pengganti R. Aryo Tarongso, yaitu Sarminten (1848-1859), mereka mulai membabat alas kembali untuk perluasan lahan karena semakin bertambah penduduknya. Saat membabat alas kali ini, mereka menjumpai banyak harimau yang bernoktah hitam besar dan banyak. Masyarakat setempat menyebutnya macam tutul. Sehingga, akhirnya R. Aryo Tarongso yang ketika menjadi demang, mengganti nama Desa Sukosari menjadi Desa Tutul, yang wilayah pemerintahannya meliputi pedukuhan Karangsemanding, dan pedukuhan Karangduren. Namun sekarang, Desa Tutul terdiri atas empat dusun, yaitu Dusun Maduran, Dusun Krajan, Dusun Kebon dan Dusun Karuk.

Source http://kekunaan.blogspot.com http://kekunaan.blogspot.com/2014/01/sejarah-singkat-desa-tutul.html
Comments
Loading...