Sejarah Singkat Desa Landungsari

0 16

Sejarah Singkat Desa Landungsari

Desa Landungsari merupakan salah satu desa yang terletak di Kecamatan Dau, Kabupaten Malang, Provinsi Jawa Timur. Topografi ketinggian desa ini adalah berupa dataran tinggi, yaitu antara 540- 700 meter di atas permukaan air laut. Berdasarkan keadaan data BPS Kabupaten Malang, curah hujan rata-rata mencapai 300 mm.

Dalam Profil Desa Landungsari, Kecamatan Dau, Kabupaten Malang Tahun 2011, diceriterakan bahwa pada zaman dahulu daerah ini masih berupa hutan belantara yang kemudian datanglah seseorang tokoh dan melakukan babat alas, bersama keluarga dan kerabatnya hingga perkembangannya menjadi sebuah perkampungan atau pedesaan. Pembukaan alas pertama dimulai dari Dusun Bendungan yang pada saat itu dikenal tanahnya subur karena dilalui oleh 2 sungai. Sungai tersebut dibendung untuk mengairi tanah pertanian di dusun tersebut. Berkat adanya bendungan air yang dapat mengairi sawah untuk pertanian itulah dinamakan Dusun Bendungan.

Lalu, babat alas meluas ke daerah utara yang disebut Rambaan. Kemudian diteruskan atau “ngelandungno” babat alas ke selatan yang akhirnya menjadi tambah luas (landing), dan disebut dengan Klandungan. Akhirnya orang tersebut meninggal dan dimakamkan di Dusun Klandungan, dan sebagai tetenger makam tersebut dinamakan Makam Ki Ageng Mbah Doko Wono. Sampai saat ini tidak diketahui secara jelas dari berbagai sumber asal usul Ki Ageng Mbah Doko Wono tersebut, keluarga dan kerabatnya. Di samping itu belum diketahui pula sejak tahun berapa Desa Landungsari ini berdiri. Nama desa Landungsari sendiri oleh sesepuh desa pada umumnya diartikan “Landung sama dengan panjang, sari adalah inti atau madu, dan dapat diartikan panjang penggalihe, punjung rejekine”. Adapun yang menjadi kepala desa yang pertama adalah Denan (1920-1924).

Source http://kekunaan.blogspot.com http://kekunaan.blogspot.com/2014/01/sejarah-singkat-desa-landungsari.html
Comments
Loading...