Sejarah Singkat Desa Krisik

0 21

Sejarah Singkat Desa Krisik

Desa Krisik merupakan salah satu desa yang terletak di Kecamatan Gandusari, Kabupaten Blitar, Provinsi Jawa Timur. Dilihat dari topografi dan kontur tanah, secara umum daerah ini berupa persawahan dan perbukitan yang berada pada ketinggian antara 656 meter sampai dengan 718 meter di atas permukaan laut dengan suhu rata-rata berkisar antara 17° sampai dengan 20° C.

Dalam Profil Desa Krisik, Kecamatan Gandusari, Kabupaten Blitar, yang disusun oleh Tim Perumus Rencana Pembangunan Jangka Menengah Desa (RPJM Des) Tahun 2010 – 2014, dikisahkan bahwa konon, wilayah Desa Krisik awalnya adalah hutan belantara, alas gung lewang-lewung, jalmo moro jalmo mati (bahasa Jawa) yang artinya hutan belantara di mana orang yang datang akan mati karena sangat angker. Mbah Sukoboyo yang terkenal dengan kesaktiannya, dengan bersenjatakan sebilah keris memberanikan diri untuk memasuki hutan belantara tersebut.

Ternyata Mbah Sukoboyo selamat, tidak meninggal karena memasuki hutan belantara tersebut, kemudian Mbah Sukoboyo berinisiatif untuk menjadikan areal hutan menjadi lahan yang dapat tempat tinggal dan bercocok tanam. Setelah hutan tersebut dapat dihuni, maka berdatanganlah orang-orang untuk ikut bertempat tinggal di lahan yang telah dijadikan pemukiman.

Mbah Sukoboyo akhirnya wafat karena usia yang sudah uzur (konon usianya lebih dari 100 tahun ketika wafat) dan dimakamkan di sebuah bukit kecil di Desa Krisik. Penduduk sangat menghormati dan menghargai jasa-jasa Mbah Sukoboyo yang telah membabat hutan belantara menjadi sebuah desa. Penduduk juga sangat meyakini bahwa sebilah keris yang dimiliki Mbah Sukoboyo itu masih ada keberadaannya walaupun Mbah Sukoboyo sudah wafat, karena itu penduduk sering berkata “Kerise Isik” (dalam bahasa Jawa). Kemudian karena adanya semangat pembaharuan, maka pada sekitar tahun 1875, Djasari menamakan desa ini dengan nama Krisik (dari kata “Kerise Isik”), dan Djasari dipercaya penduduk untuk memimpin Desa Krisik dan diangkat menjadi lurah (1875-1890).

Source http://kekunaan.blogspot.com http://kekunaan.blogspot.com/2014/01/sejarah-singkat-desa-krisik.html
Comments
Loading...