Sejarah SDN Patalan 4

0 74

Sejarah SDN Patalan 4

SD ini berdiri di pinggiran Dusun Carat dalam wilayah Desa Patalan, Kecamatan Kendal, Kabupaten Ngawi. Dusun ini merupakan wilayah terluar dalam wilayah Desa Patalan yang berbatasan langsung dengan Dusun Kuncen, Desa Soco dalam wilayah Kecamatan Jogorogo.

Pada tahun 1989 SDN Patalan 4 secara resmi berdiri. Didirikan oleh seorang tokoh pendidikan yang sangat disegani di wilayah Desa Patalan. Sosok mulia tersebut adalah Bapak MOEKAJAT CIPTO SUDARMO. Beliau mempunyai gagasan mendirikan SDN Patalan 4 atas dasar rasa ingin mencerdaskan anak-anak di Dusun Carat. Pada saat itu Dusun Carat keadaannya sangat terisolir dengan daerah lainnya. Keadaan itu tidak banyak berubah hingga sekarang.

Sangat sulit bagi anak-anak di dusun Carat bisa mengenyam pendidikan formal meskipun hanya pada tingkat pendidikan dasar karena tempatnya yang terpencil. Betapa tidak, ke Desa Soco jauh dan ke Desa Patalan pun juga jauh. Sedangkan akses jalanpun sungguh sangat memprihatinkan. Dengan semangat dan doa dari sang Pemerhati dunia pendidikan tersebut serta dukungan masyarakat dan dinas terkait, akhirnya Tuhan Yang Maha Kuasa’pun mengabulkan doa tulus sang tokoh pendidikan tersebut. Hingga akhirnya terwujud dan berdirilah SDN Patalan 4 dengan bangunan yang sangat sederhana.

Diceritakan oleh sang empunya cerita, ketika dirasa bangunan perlu perbaikan dan penyempurnaan, maka para guru’pun rela membuat batu-bata sehabis mengajar. Sampai saat ini bukti pembangunan tersebut masih nyata berupa pagar sekolah yang mengelilingi SDN Patalan 4. Sebuah kisah nyata tentang potret integritas seseorang pada dunia pendidikan dimasa lampau yang pernah hidup dalam kehidupan sehari-hari.. (terbersit rasa rindu pada masa-masa itu). Satu keadaan yang langka untuk ditemukan di zaman sekarang.

Pada tahun 2010 SDN Patalan 4 mendapatkan Dana Alokasi Khusus (DAK) sehingga SDN Patalan 4 tampak lebih gagah dengan bangunan yang kokoh sampai saat ini. Dari segi tenaga pengajar, pada awal cerita sejak berdirinya SDN Patalan 4 sangatlah minim tenaga pengajar, mungkin karena akses jalan dan letak geografisnya yang terpencil, membuat enggan para guru untuk ditugaskan di SDN Patalan 4. Enam kelas yang ada, hanya di ajar oleh 2 guru kelas dan 1 guru agama. Jadi tidaklah heran lagi kalau seorang guru merangkap beberapa kelas dalam proses Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) sehari-hari. Baru di awal Januari 2012 dengan adanya program restribusi guru di wilayah Kabupaten Ngawi, SDN Patalan 4 mendapat jatah tambahan tenaga pendidik. Ini dirasa cukup untuk kelangsungan proses KBM yang ada di SDN Patalan 4 saat ini.

Pada saat ini SDN Patalan 4 berusaha menjadi lembaga pendidikan yang terbaik dalam memberikan pelayanan prima kepada masyarakat di Dusun Carat, Desa Patalan dan sekitarnya. Meskipun pada kenyataannya banyak sekali rintangan-rintangan untuk merealisasikan tujuan mulia tersebut. Namun berbekal semangat dan rasa ikhlas dalam membaktikan diri pada Ibu Pertiwi tercinta, usaha dan doa tetap dilakukan secara terus menerus demi kelangsungan hidup SDN Patalan 4.

Source https://sdnpatalan4.wordpress.com https://sdnpatalan4.wordpress.com/tentang/
Comments
Loading...