Sejarah Sanggar Gubug Wayang

0 224

Sanggar Gubug Wayang

Sanggar Gubug Wayang adalah salah satu tempat yang bisa dikunjungi. Sesuai dengan namanya, Sanggar yang lebih mirip dengan museum ini memiliki koleksi wayang dan dalam jumlah yang sangat banyak. Bermacam jenis wayang terdisplay dengan apik di sanggar yang berlokasi di Jalan Kartini No 23 Kota Mojokerto ini. Mulai dari wayang kulit, wayang golek, wayang rumput hingga wayang potehi.

Ada hal unik terkait dengan koleksi wayang di sanggar Gubug Wayang, yakni adanya wayang dengan karakter tokoh bangsa dan tokoh internasional, baik itu wayang kulit maupun wayang golek. Sebut saja orang nomor satu negeri ini, Presiden Jokowi yang digambarkan dengan kekhasannya yakni baju kotak-kotak. Adapula tokoh lain, seperti guru bangsa almarhum Gus Dur serta tokoh bangsa yang lain.

Sementara untuk tokoh internasional, terdapat wayang dengan karakter Mahatma Gandi maupun Lady Diana. Di Sanggar Gubug Wayang, selain koleksi wayang terdapat pula koleksi benda-benda antik yang lain yang jumlahnya tidak kalah banyak. Dijelaskan oleh Seno, pengelola Sanggar Gubug Wayang, memiliki ribuan koleksi benda antik.

Tidak hanya wayang, namun juga ada koleksi lain seperti gamelan, keris, film jaman dulu, boneka, kuda lumping, reog ponorogo, topeng, mainan jaman dulu dan masih banyak lagi.

“Di sini ada ribuan koleksi dan belum semua ditampilkan,” ujarnya.

Adapun untuk koleksi tertua di Sanggar Gubug Wayang adalah buku Samkok yang usianya kurang lebih 100 tahun. Seno menjelaskan bahwa Sanggar Gubug Wayang adalah milik perorangan yakni milik Yansen, seorang pengusaha Mojokerto.

Sanggar Gubug Wayang didirikan sebagai bentuk kecintaan sang pemilik sebagai seorang warga negara Indonesia. Sebelumnya, tempat tersebut hanya digunakan secara pribadi oleh pemilik dan rekan-rekan dekatnya. Sanggar Gubug Wayang buka Selasa sampai Minggu.

Source http://jogja.tribunnews.com http://jogja.tribunnews.com/2015/10/23/sanggar-gubug-wayang-mojokerto-simpan-ribuan-benda-antik?page=2
Comments
Loading...