situsbudaya.id

Sejarah Rumah Sakit Darmo Surabaya

0 168

Lokasi Rumah Sakit Darmo

Rumah Sakit (RS) Darmo terletak di Jalan Raya Darmo No. 90 Kelurahan Dr. Sutomo, Kecamatan Tegalsari, Kota Surabaya, Provinsi Jawa Timur. Lokasinya tidak begitu jauh dengan Taman atau Makam Bungkul.

Rumah Sakit Darmo

Bangunan Rumah Sakit Darmo didirikan pada 15 Januari 1921. Peletakkan batu pertama dilakukan oleh G. Mejuffr Hempenius, Direktris SZV. SZV merupakan singkatan dari Surabajasche Zieken Verpleging, sebuah perkumpulan sosial untuk pelayanan kesehatan yang didirikan pada 9 Juni 1897 dan dipimpin seorang dokter Belanda bernama HJ Offerhaus, dan rancangan gedungnya dipercayakan kepada G.C.  Citroen, seorang arsitek kenamaan yang banyak menciptakan gedung-gedung terkenal di Surabaya kala itu.

Rumah Sakit Darmo pada waktu dibangun mendapat pengaruh arsitektur Modern Fungsional dengan elemen Art Deco. Arsitektur Modern Fungsional pada waktu itu memang sedang berkembang (1910-1940), gaya arsitektur ini lebih diminati para arsitek yang berada di Hindia Belanda karena lebih mengutamakan fungsi, keindahan timbul semata-mata oleh adanya fungsi dari elemen-elemen bangunannya. Aspek keindahan tidak lagi dikaitkan dengan adanya dekor atau ornamen dan bagian-bagian bangunan yang semata-mata untuk memperindah bangunan seperti misalnya menara tinggi, ornamen, patung, dan lain-lain yang tidak memiliki fungsi.

Menara yang berada pada jalan masuk utama RS Darmo menyerupai menara pada gereja-gereja Calvinist di Belanda. Menara yang terbuat dari kayu berada di puncak gevel dengan penangkal petir di atasnya. Di bawahnya terdapat logo RS Darmo yang disertai lengkungan bertuliskanSalus Aegroti Suprema Lex Est”, yang maknanya adalah menyelamatkan  penderita adalah kewajiban utama. Dindingnya diplester dan dicat dengan warna putih.

Pintu masuk utama (main entrance) memiliki pintu rangkap dua, dan di belakangnya membentuk lorong-lorong entrance menuju bangunan tengah rumah sakit. Bentuk dari lorong ini bersekat-sekata dengan bentuk melengkung setengah lingkaran pada bagian atasnya, yang berfungsi sebagai isolasi panas dan sinar matahari. Citroen berusaha menghilangkan citra bangunan kolonial yang berkesan mewah dan banyak hiasan atau ornamen dengan bangunan arsitektur modern yang lebih menekankan pada fungsi.

Source Rumah Sakit Darmo Surabaya
Comments
Loading...