Sejarah Rumah kelahiran Soekarno

0 120

Rumah kelahiran Soekarno

Bangunan rumah di Pandean Peneleh, Gang IV, Nomor 40, Surabaya, itu terlihat biasa saja. Rumah dengan cat putih berkusen dan berdaun pintu kayu yang dicat biru itu tampak sederhana. Namun siapa yang menyangka jika rumah sederhana ini menyimpan sejarah yang luar biasa.

Di sinilah Soekarno, presiden pertama Republik Indonesia, dilahirkan. Sekira satu abad silam, Koesno, nama kecil Soekarno, lahir di Pandean Peneleh, Gang IV, No. 40, Surabaya—sebuah kampung dengan gang kecil yang berada di pusat kota Surabaya. Gang ini letaknya persis di depan Kali Mas. Mobil tak bisa masuk gang kecil ini, motor pun harus dituntun sejak ujung gang.

Saat itu, ayah Soekarno, Raden Soekemi Sosrodihardjo, dipindahtugaskan dari Singaraja, Bali, sebagai guru di Sekolah Rakyat Sulung Surabaya pada 1900. Soekemi datang ke Surabaya bersama istrinya, Ida Ayu Nyoman Rai Srimben, yang tengah mengandung Soekarno. Mereka pergi ke Surabaya dengan menggunakan kapal. Saat itu, kapal yang mereka tumpangi berlabuh di Kali Mas, tak jauh dari rumah ini. Soekarno sendiri lahir pada 1 Juni 1901.

Namun sejatinya, Soekarno tak lama tinggal di rumah ini. Karena Soekarno kecil kemudian tinggal bersama dengan kakeknya, Raden Hardjokromo, di Tulungagung Jawa Timur. Baru kemudian pada 1915, Soekarno yang telah menyelesaikan pendidikannya di ELS kemudian melanjutkan ke HBS di Surabaya.

Ia dapat diterima di HBS atas bantuan seorang kawan bapaknya yang bernama H.O.S. Tjokroaminoto. Tjokroaminoto bahkan memberi tempat tinggal bagi Soekarno di pondokan kediamannya. Di Surabaya, Soekarno banyak bertemu dengan para pemimpin Sarekat Islam, organisasi yang dipimpin Tjokroaminoto saat itu, seperti Alimin, Musso, Dharsono, Haji Agus Salim, dan Abdul Muis.

Sementara Blitar, yang selama ini sering disebut-sebut tempat kelahiran Proklamator RI ini, adalah tempat penugasan terakhir Soekemi Sosrodiharjo ketika dipindahkan dari dari Mojokerto dan dipromosikan menjadi penilik pada 1917.

Keterangan bahwa Soekarno terlahir di Surabaya ini berdasarkan dari buku-buku biografi tentang Soekarno, antara lain Soekarno sebagai Manusia (1933) dan Kamus Politik (1950).

Source https://www.rappler.com https://www.rappler.com/indonesia/ayo-indonesia/178521-rumah-kelahiran-soekarno-surabaya
Comments
Loading...