Sejarah Pondok Pesantren Nurul Iman Jambi

0 413

Lokasi Pondok Pesantren Nurul Iman

Pondok Pesantren Nurul Iman terletak di Jl. KH. Ibrahim Rt.01 Kel. Ulu Gedong Kec.Danau Teluk Kota Jambi.

Sejarah Pondok Pesantren Nurul Iman

Pondok Pesantren Nurul Iman merupakan pondok pesantren kombinasi dan perpaduan antara pondok pesantren salafiyah (lama, dahulu, atau tradisional) dan pondok pesantren khalafiyah (belakangan, baru, modern).Disebut salafiyah karena pondok pesantren Nurul Iman menyelenggarakan pelajaran dengan pendekatan tradisional. Pelajaran ilmu–ilmu agama Islam dilakukan secara individual (sorogan) dan secara kelompok (bandongan/ klasikal) yang mengkhususkan kitab–kitab klasik berbahasa arab (kitab kuning).

Pondok Pesantren ini dirintis sejak tahun 1994 oleh K.H Shochieb dan Nyai Hj. Raden Ayu Siti Bachriyah al-Hafizah. Secara geografis dan administratif pemerintahan, Pondok Pesantren Nurul Iman terletak di Jalan Tempino KM. 17 & 18 Desa Muaro Sebapo Kecamatan Mestong Kabupaten Muaro Jambi Propinsi Jambi. Di sekitar wilayah tersebut masyarakat pada umumnya melakukan usaha perkebunan karet dan kelapa sawit yang produknya berhubungan langsung dengan pasar dunia.

Nama Pondok Pesantren Nurul Iman dimaksudkan untuk mengenang jasa  ulama besar dari Mlangi Yogyakarta sebagaimana dalam gambar silsilah di atas , yaitu Mbah Kyai Nur Iman (RPH Sandiyo) nama kecil dari putra Kanjeng Susuhunan Amangkurat IV (RM Suryo Putro). RPH Sandiyo merupakan buah dari perkawinan RM Suryo Putro (1719 – 1726) dengan Putri R.A. Retno Susilowati putri Adipati Wironegoro (Untung Suropati) Bupati Pasuruan. Ibu Nyai Hj. Siti Bachriyah selaku pendiri Pondok Pesantren Nurul Iman merupakan cucu cicit dari Mbah Kyai Nur Iman.

Awalnya di tahun 1994 pondok pesantren ini hanya berupa kelompok pengajian yang diadakan oleh bapak K.H Shochieb dan Ibu Nyai Hj. Siti Bakhriyah. Seiring berjalannya waktu, kian lama pondok pesantren memiliki santri tak hanya dari masyarakat sekitar, namun meluas hingga luar wilayah seperti Penerokan, Sungai Bahar, Muara Bulian, Petaling, Sungai Gelam, Sungai Bertam, Bangko, Musi Banyuasin, dan lain-lain. Selain itu ada pula santri yang berasal dari Provinsi Riau dan Palembang.

Source https://www.blogger.com/about/?r=1-null_user http://informasinsani.blogspot.co.id/2016/03/v-behaviorurldefaultvmlo.html
Comments
Loading...