Sejarah Pondok Pesantren Al-Ishlahiyah Malang

0 35

Pondok Pesantren Al-Ishlahiyah

Pondok Pesantren Al-Ishlahiyah didirikan pada tahun 1955 oleh Almarhum KH. Mahfudz Kholil bersama istri dia Hj. Hasbiyah Hamid (putri Almarhum KH. Abdul Hamid Hasbullah (adik kandung pendiri NU, KH. Abdul Wahab Hasbullah, Tambakberas Jombang ). KH. Mahfudz adalah adik ipar KH. Masykur, Menteri agama RI era Presiden Soekarno.

KH. Masykur juga telah menjadi sahabat KH. Abdul Wahab Hasbullah sebelum lahirnya jam’iyah Nahdlatul ‘Ulama. Cikal bakal pondok pesantren putri Al-Ishlahiyah adalah rumah almaghfurlah KH.Kholil Asy’ari yang beristrikan Nyai Halimah (putri alm. Mbah Tohir Bungkuk) yang menjadi tempat mengaji para remaja putri di sekitar Bungkuk, Singosari, Malang, di bawah bimbingan Nyai Halimah yang wafat mendahului suaminya.

Setelah seratus hari wafatnya Nyai Halimah tahun 1953, salah satu putra KH.Kholil Asy’ari (H. Mahfudz) dinikahkan dengan putri Jombang keponakan mbah Wahab bernama Hasbiyah yang pada saat itu berusia 16 tahun. Belakangan, Ibu Hasbiyah meneruskan peran Nyai Halimah mengajar ngaji remaja putri dan kerabat-kerabat di sekitar Bungkuk.

Setelah menikah dan berputra dua, keluarga H. Mahfudz berpindah rumah di seberang rumah orang tuanya, tepatnya di Jalan Kramat, Singosari. Sebagian santri pun ikut pindah bersama keluarga H. Mahfudz-Hasbiyah. Sepeninggal KH.Mahfudz, Ibu Nyai Hasbiyah Hamid bersama putra-putrinya bertekad untuk melanjutkan cita-cita almarhum. Dan kini, Yayasan Pondok Pesantren Al-Ishlahiyah telah berkembang dengan berbagai unit kegiatan sebagaimana yang di cita-citakan pendiri.

Source http://www.laduni.id http://www.laduni.id/post/read/1318/pesantren-al-ishlahiyah-malang.html
Comments
Loading...