Sejarah Pesantren Matholi’ul Anwar

0 60

Pesantren Matholi’ul Anwar

Pesantren Matholi’ul Anwar didirikan pada 18 Januari 1914 oleh K.H. Abdul Wahab. Pada tahun tersebut belumlah terwujud pesantren sebagaimana pengertian pesantren sekarang yaitu dengan adanya seorang kyai, tempat ibadah, tempat santri dan sarana belajar, namun berupa pengajian – pengajian rutin dimana rumah kyai sebgai tempat pembelajaran itu. Seiring berjalannya waktu K.H.Abdul Wahab berpulang ke Rahmatullah pada 12 maret 1925. Setelah The Founding Father tersebut wafat , maka pengajian tersebut dilanjutkan oleh putra – putra menantu beliau yaitu antara lain ; K.H. ABDULLAH, K.H. RUSMAN dan K.H. JA’FAR.

Kepengasuhan beliau bertiga tersebut berjalan hingga tahun 1935. Adapun semenjak 17 Juli 1935 kepengasuhan pesantren digantikan oleh K.H.SOEFYAN ABDUL WAHAB yang kala itu masih berumur 18 tahun dan sedang giat – giatnya beliau mengenyam pendidikan diberbagai pesantren disekitar kabupaten Lamongan termasuk juga di pesantren Langitan. Dalam usia yang masih beliau tersebut beliau telah bertanggung jawab mengasuh pesantren dan masih nyantri kemana – mana diberbagai kyai dengan pengajian sorogan.

Hal ini telah telah membuktikan pertanggungjawabannya yang besar baik pribadi atau social. Dalam Usia 18 tahun itu untuk memimpin jama’ah pada era dewasa ini nampaknya terlalu belia. Namun Kharisma dan kepribadian beliau sebagai putra kyai memang layak untuk menyandang drajat tersebut. Untuk itu saudara – saudara ipar beliau yang lebihntua teklah mempercayakan beliau sebagai pengemban amanat itu. Semangat dan mencari ilmu yang sangat menggebu – gebu untuk mencapai hasil semaksimal mungkin dari beliau patutlah kita tiru, walaupun tugasnya sudah terlalu besar, namun beliau masih menyempatkan diri bergelut dengan masyarakat social sebagai Ketua Tanfidziah NU Karanggeneng. Sehingga beliau pernah mewakili NU (Nahdlatul Ulama’) menjabat sebagai anggota DPRD Tingkat II Lamongan. Dalam hal Pemerintahan beliau juga pernah menjadi anggota P-7 Jawa Timur.

Source http://www.laduni.id http://www.laduni.id/post/read/10381/pesantren-matholiul-anwar-lamongan.html
Comments
Loading...