Sejarah Pasar Kebalen

0 256

Pasar Kebalen

Salah satu pasar tradisional yang terdapat kota Malang adalah Pasar Kebalen, terletak di Jalan Zaenal Zakse ini berdiri pada tahun 1979 dan kerap menjadi destinasi pengunjung. Pasar ini kerap disebut pasar tumpah.

Salah satu kelebihan dari Pasar Kebalen adalah barang yang ada di sana relatif baru dan bagus. Hampir sama sebenarnya dengan Pasar Gadang, kelebihannya adalah lebih dekat dengan kota yang posisinya di tengah pemukiman padat Kota Malang di wilayah Kotalama dan sekitarnya. Tidak heran, di tengah kesemrawutanya, pasar ini tetap menjadi andalan masyarakat sekitar yang membutuhkan barang sehari-sehari yang akan dimasak (mlijo).

Pasar Kebalen dikenal semrawut, karena para penjualnya tidak tertata sedemikian rupa sesuai dengan kelompok barang yang akan dijual. Sebab, pasar tersebut berjualannya dilakukan di badan jalan protokol. Berkali-kali keadaan ini coba ditertibkan oleh Pemerintah Kota Malang. Namun, hingga saat ini tetap sulit dipatuhi pedagang ataupun pembeli.

Pedagang sebenarnya sudah disiapkan di dalam pasar yang yang bangunannya sudah ditingkat hingga lantai dua. Namun, mereka enggan menempatinya sehingga di dalam tampak lengang. Sementara sang pembeli juga lebih senang membeli barang di jalananan karena dianggap lebih cepat dan tidak membuang waktu. Adanya hubungan timbal balik inilah yang seringkali merugikan pengguna jalan umum yang akan bepergian melewati jalan tersebut. Kemacetan pun tidak terelakkan lagi.

Pemkot sebenarnya sudah memberlakukan aturan ketat dengan membatasi berjualan, yaitu dimulai pada pukul 00.00 hingga pukul 06.00, karena diatas jam 06.00 seringkali banyak pekerja dan siswa sekolah yang akan lewat. Namun aturan itu seringkali dilanggar, baik oleh para pedagang dan tentu saja para pembelinya. Logikanya pedagang tidak akan bertahan kalau pembeli tidak ada, mereka bertahan karena ada yang membelinya.

Beberapa kali petugas satpol PP melakukan razia, pedagang pun seperti kucing-kucingan. Mereka tidak berjualan ketika ada petugas, tetapi saat ada petugas mereka kembali menggelar dagangannya. Karena itu, terkadang satpol PP berhenti di Pasar tersebut hanya untuk menjaga agar pedagang tidak berjualan pada pukul 06.30 hingga pukul 08.30.

Dalam maping pembangunan Kota Malang, pasar ini sebenarnya juga akan ditata sebagai Pasar Tumpah yang ikonik sudah ada berbagai macam solusi dari pakar tata kota dan kalangan akademisi. Namun, hingga saat ini sosialisasi dan kapan dibuat resminya masih belum diberlakukan. Para pedagang dan pembeli masih nyaman dengan kondisi yang sekarang meskipun tidak ideal dan menganggu pengguna jalan.

Source https://ngalam.co https://ngalam.co/2016/03/14/pasar-kebalen-pasar-tumpah-yang-semrawut-di-malang/
Comments
Loading...