Sejarah Pabrik Karung Goni Delanggu

0 426

Lokasi Pabrik Karung Delanggu

Pabrik Karung Delanggu terletak di Delanggu, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah 57471.

Sejarah Pabrik Karung Delanggu

Melihat dari letaknya pastilah kita sudah bisa menebak seberapa penting bangunan tersebut dimasa lalu. Namun saat menengok kedalam kita hanya bisa melihat kumpulan rumah-rumah tua tak berpenghuni dengan halaman yang sudah ditumbuhi semak dan ilalang. Bangunan ini kental dengan aksen belanda. Dengan bentuk segi lima untuk beranda depan, Jendela yang besar dan bangunan yang tinggi. Saat menyusuri jalanana ini di ujung jalan tersapat sebuah bangunan besar. Inilah Pabrik Karung Goni Delanggu Yang terkenal itu.  Namun kondisi pabrik ini sudah sangat menghawatirkan. Walaupun bangunanya masih megah berdiri namun tidak ada upaya untuk merawat.

Pada awalnya Pabrik Karung Goni adalah sebuah pabrik gula yang didirikan pada tahun 191. Bangunan pabrik ini cukup luas dengan dua cerobong besar yang menjulang kelangit. Selain bangunan pabrik yang besar terdapat banyak bangunan rumah yang diperuntukan untuk pegawai-pegawai pabrik. Pendirian pabrik karung ini bertujuan untuk mempermudah produksi gula, dikarenakan didaerah Delanggu dan sekitarnya memiliki perkebunan tebu yang cukup luas. Pada tahun 1871 luas perkebunan ditaksir sekitar 404 bau yang menghasilkan tebu sekitar 16. 183 pikul Dengan luas dan melimpahnya hasil tebu maka diperlukan sebuah pabrik yang mampu menampung dan mengolah hasil perkebunan ini.

Pada tahun 1930-an terjadi penurunan pasaran gula di Eropa. Hal ni berimbas pula terhadap produksi gula di Indonesia. Hasil produksi gula yang melimpah namun tidak terdapat pasar untuk memasarkanya menyebabkan kebangkrutan pabrik gula belanda ini. Sehingga pada tahun 1933 pabrik ini ditutup. Pemerintahan colonial mengalih fungsikan bangunan pabrik ini menjadi pabrik Karung goni Perubahan fungsi ini juga mengakibatkan perubahan pola tanaman. Perkebunan yang dulunya ditanami tebu digantikan dengan tanaman Rossela atau rami yang merupakan bahan baku pembuatan goni.

Seiring dengan pergantian penguasa di Indonesia yang semula dikuasai Belanda menjadi dikuasai oleh jepang. Pabrik karung goni ini masih tetap beroperasi bahkan tambah besar. Kemajuan pabrik karung goni ini diakibatkan kebijakan pemerintahan Militer jepang yang mengurangi penanaman tanaman-tanaman perdagangan dan menggantikanya dengan pertanian padi untuk mencukupi kebutuhan pangan tentara yang sedang berperang. Karung goni difungsikan sebagai wadah beras yang dikirimkan kebarak-barak tentara.

Bahkan setelah kemerdekaan Idonesia pabrik karung goni ini mengalami nasionalisasi menjadi milik pemerintahan dan pernah menjadi pabrik karung goni terbesar di Asia Tenggara. Banyak pula peristiwa setelah kemerdekaan yang terjadi di Pabrik karung goni ini. Salah satunya adalah sebuah gerakan bersar yang bisa dikatakan sebuah gerakan demonstrasi dan pemogokan besar-besaran para pekerja pabrik yang bergabung dalam Sarbupri. Pemogokan pegawai pabrik karung delanggu ini merupakan perwujudan pergolakan dan pertentangan antara partai politik yang berkembang pada awal kemerdekaan yang menggunakan organisasi-organisasi pekerja sebagai saranan untuk mengumpulkan masa dan mendesak pemerintahan.

Source Sejarah Pabrik Karung Goni Delanggu Jawa Tengah
Comments
Loading...