Sejarah Pabrik Gula Jatiwangi

0 135

Pabrik Gula Jatiwangi

Pabrik gula Jatiwangi atau suikerfabriek Djatiwangi berada di wilayah Jatiwangi sekarang, dan pada saat ini menyisakan sisa-sisa pabrik dan cerobong asap, sisa lahannya menjadi kawasan komersil. Pabrik Gula Jatiwangi didirikan pada tahun 1848 oleh R.Twiss. Pabrik gula Jatiwangi tidak hanya dibangun pabriknya saja akan tetapi dibangun pula kompleks pemukiman bagi para administrator dan teknisi pabrik gula yang mayoritas merupakan non pribumi atau warga Belanda pada saat itu.

Tak hanya menyediakan rumah administrator akan tetapi juga gedung hiburan bagai para pegawai dan kepala pabrik gula. Gedung hiburan ini bahkan dilengkapi fasilitas lapangan tenis. Untuk mengangkut tebu dari perkebunan tebu yang tersebar di sekitar jatiwangi, pabrik gula menggunakan kereta lori, jaringan kereta lori tebu pabrik gula Jatiwangi ini mencakup hingga Ligung di utara dan Balinda di barat. Pada saat ditutupnya pabrik gula ini, nama, lokomotif lokomotif lori tebu pabrik gula jatiwangi diberi nama hewan dengan nama besar, seperti Banteng dan Badak. Pabrik gula Jatiwangi ditutup pada awal tahun 2000-an. Lahan pabrik ini sempat terlantar dan menjadi kawasan yang dianggap angker hingga sebagian lahannya diratakan untuk pembangunan kawasan komersil sedangkan sebagian lahan pabrik masih tetap digunakan sebagai pabrik kamvas rem.

Source https://infomajalengka.wordpress.com https://infomajalengka.wordpress.com/2015/10/21/jejak-pabrik-gula-kolonial-belanda-di-majalengka/
Comments
Loading...