Sejarah Monumen 45 Banjarsari Surakarta

0 612

Lokasi Monumen 45 Banjarsari

Salah satu ikon publik di Kota Solo yang terletak di wilayah Banjarsari yakni Taman Monumen 45 Banjarsari kini nampak terlihat cantik. Terlihat, dengan adanya penataan taman tersebut kini begitu rapi dan bersih. Ini menunjukkan konsentrasi Pemerintah Kota dalam menambah ruang terbuka untuk publik dan ruang terbuka hijau. Bukan hanya ditata tetapi juga dilengkapi dengan air mancur, jalur pedestrian, penghijauan hutan kota. Taman Monjari dibagi empat segmen menjadi arena olahraga, taman bermain, tempat kebugaran, dan hutan kota.

Monumen ini terletrak di Jl. Monumen No.45, Kelurahan Setabelan, Kecamatan Banjarsari, Kota Surakarta, Jawa Tengah. Taman ini sangat dekat dengan Pasar Legi. Kearah barat, monumen ini sangat dekat dengan Stasiun Balapan, sedangkan kearah selatan menuju kawasan Mangkunegaran. Kearah utara menuju Terminal Tirtonadi.

Sejarah Monumen 45 Banjarsari

Monumen 45 merupakan sebuah monumen yang dibangun untuk memperingati peristiwa bersejarah di kota Solo, yaitu Serangan Umum Empat Hari yang terjadi pada tanggal 7-10 Agustus 1949. Monumen ini didirikan di Taman Banjarsari dimana serangan tersebut terjadi. Pengagas serangan tersebut adalah Letkol Slamet Riyadi dan rekannya Mayor Ahmadi yang kemudian diangkat menjadi pahlawan nasional.

Monumen 45 Banjarsari di bangun Pemerintah Kota Surakarta pada tanggal 31 Oktober 1973 guna mengenang perjuangan rakyat Solo pada peristiwa pertempuran melawan Belanda. Setelah tiga tahun pembangunan, Monumen 45 Banjarsari di resmikan oleh Gubernur Jawa Tengah yaitu Soepardjo Roestam pada tanggal 10 November 1976, bertepatan dengan Hari Pahlawan.

Bangunan Monumen 45 Banjarsari

Tugu Monumen 45 berbentuk atap rumah Joglo dan berketinggian 17 m,melambangkan hari kemerdekaan RI. Sedangkan disisi sebelah selatan dibangun tiga patung pejuang, yaitu Prajurit, Pemuda Pejuang dan Wanita yang membawa bakul (tempat nasi) dan obat-obatan. Diatasnya terdapat simbol Garuda Pancasila didalam tugu. Selain itu disisi ini juga dibangun tangga naik dimana kita bisa melihat deretan relief yang dibuat melingkari tugu. Relief-relief ini menceritakan tentang rangkaian kejadian penting perjuangan rakyat Solo sejak perang kemerdekaan hingga Orde Baru.

Source Monumen 45 Banjarsari Surakarta
Comments
Loading...