Sejarah Menara Air Pasuruan

0 176

Lokasi Menara Air Pasuruan

Menara air ini terletak di Jalan Alun-Alun Utara, Kelurahan Kebonsari, Kecamatan Purworejo, Kota Pasuruan, Provinsi Jawa Timur. Lokasi menara air ini berada di sebelah barat pendopo Nyawiji Ngestiti Wenganing Gusti, atau sebelah timur TK Suluh Harapan.

Sejarah Menara Air Pasuruan

Bangunan Menara Air ini didirikan pada tahun 1919 oleh Pemerintah Hindia Belanda sebagai tempat penampungan air yang akan digunakan untuk memenuhi kebutuhan air bersih bagi masyarakat Pasuruan, dan sekaligus berfungsi untuk mendistribusikan air minum bagi warga Pasuruan.  Sehingga, biasanya menara air tersebut dibangun di tengah kota, termasuk yang ada di Kota Pasuruan didirikan di dekat alun-alun (De watertoren aan de aloen-aloen te Pasoeroean).

Berkaitan dengan pemenuhan air tersebut, pasokan air untuk Menara Air (watertoren) tersebut berasal dari sumber air yang terdapat di Desa Umbulan, Kecamatan Winong, Kabupaten Pasuruan. Sumber air Umbulan ditemukan oleh Pemerintah Hindia Belanda pada tahun 1916, dan pada tahun berikutnya, yaitu tahun 1917, sumber air tersebut dikelola oleh Inlando Water Bedrijf.

Kendati ditujukan untuk pemenuhan air minum bagi masyarakat Pasuruan, namun tidak semua masyarakat Pasuruan dapat memanfaatkan air dari Menara Air tersebut. Hanya orang-orang Belanda dan golongan menengah ke atas saja yang diperkenankan memanfaatkan air tersebut untuk kebutuhan sehari-hari. Masyarakat pribumi masih menggunakan sumur-sumur untuk memenuhi kebutuhan air dalam kesehariannya.

Bangunan menara air di Kota Pasuruan ini, sekarang dikelola oleh Perusahaan Umum Daerah (Perusda) Air Minum Kota Pasuruan, atau yang dikenal dengan PDAM. Menara air ini bukan sekadar menyediakan air bersih kepada masyarakat melalui sistem perpipaan, melainkan juga menjadi salah satu ikon yang ada di Kota Pasuruan. Menara air peninggalan kolonial Belanda ini menjadi heritage yang masih meninggalkan jejak berupa bangunan menjulang tinggi yang kokoh dan khas.

Source Menara Air Pasuruan Jawa Timur
Comments
Loading...