Sejarah Masjid Madegan Sampang

0 122

Masjid Madegan Sampang

Keberadaan sebuah masjid terkadang menyimpan misteri yang hingga kini belum mampu dipahami warga sekitar masjid. Setidaknya itulah keyakinan warga sekitar yang tinggal di dekat Masjid Madegan, di Kelurahan Polagan, Kecamatan/Kabupaten Sampang. Warga setempat meyakini jika Masjid Madegan merupakan Masjid Tiban, masjid yang berdiri mendadak, tanpa tahu siapa pendiri masjid tersebut.

Keaslian Masjid Madegan pun tampak dengan keberadaan empat pilar (tiang utama)-nya. Konon, masing-masing empat pilar ini punya cerita sendiri. “Masjid Madegan memang dikenal sebagai Masjid Tantoh atau Masjid Tiban,” cetus Ach Yazid, salah satu tokoh Dusun Madegan Kelurahan Polagan kala berbincang dengan Harian BANGSA.

Yazid menyebut, disebut Masjid Tiban, karena hingga saat ini, warga yang tinggal di dekat Masjid Madegan, yakni warga Dusun Madegan, Rabeh, Pelanggan, Krangkeng, Dawarwulan, Nambagan, Garrun, Ponjuk dan sekitarnya, tidak ada yang mengetahui pasti asal muasal berdirinya Masjid Madegan tersebut.

Meski demikian, Yazid bercerita, konon Masjid Madegan didirikan hanya dalam waktu satu malam, Kamis malam Jum’at Legi, tahun 1583 silam. Dan istimewanya, masjid berdiri dengan disanggah empat pilar, salah sau pilarnya, disebut-sebut berasal dari Kesultanan Demak, di Jawa Tengah.

Tak hanya itu, empat pilar itu masing-masing dipercaya memiliki kelebihan tertentu. Pilar depan bagian utara, diyakini cepat mendapatkan ilmu. Tiang depan bagian selatan, diyakini cepat mendapatkan jabatan. Sedangkan tiang belakang bagian utara, diyakini cepat mendapatkan ilmu pengobatan. Dan tiang belakang bagian selatan, diyakini bisa memudahkan berdagang atau berbisnis.

Menurut Yazid, sebelum masjid dipugar, semula atap masjid terbuat dari pelepah daun tebu dan ilalang. Sedangkan di halaman depan dan utara masjid, tumbuh lima pohon sawo yang disebut pohon sawo tantoh, sebagai pertanda rukun Islam yang terdiri dari lima perkara serta pertanda salat lima waktu dalam sehari.

Di halaman sisi selatan masjid, terdapat sebuah sumur yang besar dan dalam. Konon cerita dari orang yang pernah menyelam ke dalam sumur itu, kata Yazid, sumber air sumur itu berasal dari sumber air Zam-Zam yang berada di tanah suci Mekkah. Dan air sumur tersebut, dipercaya untuk menyembuhkan segala macam penyakit.

Selain itu, dalam masjid madegan tersebut juga terdapat sebuah Alquran yang ukurannya sangat besar yang ditulis dengan tangan. Sedangkan orang yang menulis Alquran tersebut, dari kuku tangannya mengeluarkan sinar yang sangat terang seperti sinarnya lampu. Di masjid, juga terdapat tongkat yang ujungnya tongkat ini terdapat semacam tombak atau keris yang bentuknya sama persis dengan tombak yang ada di kubah masjid.

Tongkat tersebut juga mempunyai kekuatan gaib, karena pernah terjadi keajaiban yang dilakukan oleh penjaga masjid ketika membuka bungkus ujung tombak terlempar sejauh 4 meter hingga pingsan tak tersadarkan diri, dan setelah sadar dia menceritakan kepada orang-orang yang ada didalam masjid.

Hampir sama dengan masjid-masjid lainnya, kala bulan ramadan ini, Masjid Madegan juga dipakai untuk sejumlah kegiatan ibadah, mulai dari salat tarawih, tadarus hingga sejumlah kegiatan khas yang digelar selama bulan ramadan.

Source https://www.bangsaonline.com https://www.bangsaonline.com/berita/3331/masjid-madegan-sampang-berawal-dari-masjid-tiban
Comments
Loading...